Baju mantan PM Thatcher ditolak museum

thatcher

Sumber gambar, afp getty

Keterangan gambar, V&A menolak pakaian Thatcher karena hanya tertarik benda 'sangat indah atau tekniknya berkualitas'.

Victoria and Albert Museum di London menolak kesempatan memamerkan pakaian mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher.

Galeri tersebut menyatakan telah merundingkan untuk memiliki sebagian dari koleksi Thatcher.

Tetapi V&A menyatakan hanya mengumpulkan benda "sangat indah atau berkualitas tekniknya" dan tawaran resmi tidak disampaikan.

Lebih 300 benda sekarang akan dijual dalam sebuah pelelangan bulan depan.

Lady Thatcher <link type="page"><caption> meninggal dua setengah tahun lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/04/130408_thatchermeninggal" platform="highweb"/></link>.

Dia adalah perdana menteri yang paling lama berkuasa di abad ke-20 dan sampai sejauh ini adalah PM wanita Inggris satu-satunya.

Pakaian yang akan dilelang Christie's diantaranya adalah baju pernikahan beludru biru dan sejumlah setelan yang dipakainya selama berkantor di 10 Downing Street, disamping sejumlah tas dan perhiasaan.

Juru bicara museum mengatakan kepada The Daily Telegraph, "V& secara halus menolak tawaran pakaian Baroness Thatcher, merasa catatan sejarah politik Inggris ini lebih cocok untuk koleksi lain yang memusatkan perhatian pada nilai sejarah sosialnya".

Dalam beberapa tahun terakhir, museum yang menyatakan diri sebagai "museum seni dan rancangan terkemuka dunia" telah menyelenggarakan sejumlah pameran perancang Alexander McQueen dan pakaian legenda pop David Bowie.