Dakwaan 'ringan' untuk juru kamera yang menyandung pengungsi

Sumber gambar, Getty
Juru kamera perempuan Hungaria yang terekam menendang dan menyandung para pengungsi ketika lari dari kejaran polisi didakwa dengan 'melanggar perdamaian'.
Jaksa penuntut Hungaria tidak menggunakan dakwaan yang lebih serius karena berpendapat Petra Laszlo tidak menyebabkan cedera.
Perilaku Laszlo tersebut memicu kemarahan dan dikecam oleh banyak orang.
- <link type="page"><caption> Juru kamera yang menyandung pengungsi minta maaf</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150911_majalah_pengungsi_hongaria" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Komunike KTT G20 angkat masalah pengungsi global</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160905_dunia_g20_hangzhou" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Perjalanan para pengungsi Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2015/09/150910_galeri_perjalanan_suriah" platform="highweb"/></link>
Jaksa juga berpendapat tindakannya tidak dilatari oleh rasisme.
"Tidak ada data yang muncul yang mengindikasi perilaku tertuduh dimotivasi oleh pertimbangan etnis atau status migran dari para korban," kata Ketua Tim Jaksa penuntut, Zsolt Kopasz.

Sumber gambar, Reuters
Dia kemudian dipecat oleh stasiun TV tempatnya bekerja, N1TV, yang memiliki kaitan dengan partai beraliran politik sayap kanan, Partai Jobbik.
Insiden itu terjadi pada masa puncak krisis pendatang tahun lalu ketika setiap harinya ribuan orang pendatang berupaya melintasi perbatasan untuk memasuki Hungaria.
Laszlo sendiri sudah meminta maaf dan mengaku panik ketika ratusan migran melarikan diri dari kepungan polisi dan mengira akan diserang sehingga merasa perlu membela diri.
"Saya bukan wanita keji... saya bukanlah juru kamera yang rasis," kata Laszlo dalam keterangan tertulis, November 2015.









