Minta surat kelakuan baik, warga Cina dinyatakan sudah mati dieksekusi

Sumber gambar, GUANGZHOU RADIO AND TELEVISION NETWORK
Seorang warga Cina kebingungan karena petugas menyebutnya telah mati dieksekusi 10 tahun lalu sebagai pelaku kejahatan.
Kasus ini terjadi karena kekacauan dalam sistem pencatatan identitas terjait kesamaan nama.
Lelaki berusia 45 tahun, yang diidentifikasi media Cina sebagai Tuan Chen, mengajukan permintaan surat kelakuan baik dari polisi, sebagai syarat untuk pekerjaan barunya di Guangzhou.
Namun polisi menolak permohonannya karena menurut arsip resmi mereka, Chen sudah mati dieksekusi pada tahun 2006 setelah dinyatakan bersalah untuk kejahatan penculikan. Wartawan dari Radio dan Jaringan Televisi Guangdong kemudian menemukan bahwa vonis itu dijatuhkan pada orang lain dengan nama dan nomor kartu identitas yang sama.
- <link type="page"><caption> Keliru lapor pencurian, turis terjebak di penampungan pengungsi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160809_dunia_turis_cina_keliru_migran" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pria Belanda rela menunggu 10 hari di bandara demi kekasih </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160802_majalah_pria_10hari_bandara" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Turis Cina dipukuli di Hong Kong</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151020_majalah_cina_turis" platform="highweb"/></link>
Betapapun, Chen mengaku selama ini hidup normal saja, sejak 'eksekusi'-nya satu dekade lalu dan tidak mengalami masalah apapun sebelumnya.
"Saya bahkan diizinkan pemerintah untuk mengajukan izin perjalanan ke Hong Kong dan Makao," katanya kepada wartawan Guangdong.
"Semua ini sungguh membingungkan," tambahnya.

Sumber gambar, GUANGZHOU RADIO AND TELEVISION NETWORK
Polisi Guangzhou mengakui terjadinya kekeliruan, lalu memberinya surat kelakuan baik yang dibutuhkan Chen.
- <link type="page"><caption> Buka restoran saingan, pengusaha bakmi Cina diprotes </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160725_majalah_cina_bakmi" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Turis Cina terobsesi berlibur dengan kapal pesiar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cap/2015/10/151009_vert_cap_cina_turis" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kucing batal diusir dari museum Cina karena media sosial</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160726_majalah_cina_kucing" platform="highweb"/></link>
Kekeliruan nama dan identitas yang dialami Chen adalah salah satu kasus ekstrim dari 'identitas ganda' di Cina, yang disebabkan kesalahan administrasi dalam memberikan nomor kartu identitas. Kementerian Keamanan Umum melancarkan upaya untuk mengakhirinya dalam suatu kampanye besar yang berakhir bulan Juni.
Kantor berita Xinhua melaporkan, sekarang kejadian nomor kartu identitas ganda berkurang menjadi kurang dari 10 kasus, dari sebelumnya 1,1 juta kasus pada tahun 2009.









