Turis Cina terobsesi berlibur dengan kapal pesiar

Costa Serena

Sumber gambar, Costa Cruises

Keterangan gambar, Kapal pesiar Costa Serena baru-baru ini dipindahkan untuk memperkuat armada Costa Cruise di Cina.

Ketika SkySea Golden Era menempuh tur perdananya bulan ini, kapal itu tampak berbeda dibandingkan ketika terakhir kali berlayar dengan menggunakan nama Celebrity Century.

Alih-alih menyajikan konser tribut Elton John, hiburan menampilkan komedi sketsa Cina dan pertunjukkan sihir Korea. Untuk urusan makanan, penumpang dapat memilih menu Barat atau makan malam di restoran baru yang menyuguhkan masakan khas Provinsi Jiangsu, Cina.

Golden Era adalah salah satu kapal yang mengubah wajahnya untuk menarik sekelompok penumpang yang kian bertambah dan yang menganggap berpesiar dengan kapal merupakan simbol status: turis Cina.

Berlibur dengan kapal pesir sudah menjadi pilihan populer di kalangan turis Cina selama beberapa tahun belakangan. Cara ini cocok dengan keinginan mereka untuk berbelanja dan menikmati sajian makanan dan mengenyam pengalaman berlibur yang berbeda.

Pengalaman diutamakan

Bagi sebagian orang, berpesiar menawarkan kesempatan untuk mencicipi gaya hidup Barat untuk kali pertama.

“Mereka beranggapan berlibur dengan kapal pesiar adalah gaya hidup baru,” kata Liu Zinan, wakil presiden Royal Caribbean International untuk kawasan Asia Utara dan Cina.

“Ini tidak hanya menyangkut pergi berlibur. Inilah adalah pengalaman.”

Dengan tarif mulai US$150 (sekitar Rp2 juta) hingga US&$200 (sekitarRp2,6 juta) per orang per hari untuk kabin standar, maka tak semua orang mampu melakukannya. Setidaknya mereka harus berasal dari kelas menengah-atas atau lebih kaya lagi untuk mampu membayar tarif itu.

Mulai dari tahun 2012 hingga 2014, penumpang kapal pesiar warga Cina meningkat 79% per tahun. Data itu disediakan oleh Asosiasi Kapal Pesiar Internasional, yang memantau kapal-kapal pesiar di seluruh dunia.

Di Bionic Bar di atas kapal Quantum of the Seas, minuman koktail diracik oleh robot.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Di Bionic Bar di atas kapal Quantum of the Seas, minuman koktail diracik oleh robot.

Tahun lalu, terdapat 697.000 penumpang kapal pesiar dari Cina, hampir sama dengan jumlah keseluruhan penumpang dari negara-negara lain di Asia.

Peningkatan minat ini mendorong operator kapal pesiar mengirimkan kapal lebih banyak ke kawasan Asia tahun ini dan memesan lebih banyak kapal tahun-tahun mendatang.

Awal bulan Juli, Carnival Corporation mengumumkan bahwa kapal Princess Cruise Line akan dimarkaskan di Shanghai, bukan di pelabuhan Amerikan Serikat ketika diluncurkan pada tahun 2017 mendatang.

Kapal yang belum diberi nama itu akan dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang “dirancang khusus untuk penumpang Cina,” kata Carnival. Sebagai contoh, ruang makan menghadap ke laut yang menyediakan sup khas Cina.

Awal tahun ini, Royal Caribbean memindahkan salah satu kapal terbarunya, Quantum of the Seas berkapasitas 4.905-penumpang, ke Shanghai. Maret tahun ini, perusahaan itu mengumumkan akan mengirimkan kapal baru Ovation of the Seas ke Tianjin tahun depan.

Costa Cruise, kapal pesiar Eropa di bawah bendera perusahaan Carnival, baru-baru ini menambah armadanya di Cina dengan kapal Costa Serena.

Tahun depan mereka akan menambah satu kapal lagi untuk pasar Cina. Costa Cruise baru-baru ini juga mengangkat aktris Cina Gao Yuanyuan sebagai dutanya.

Tantangan

Sebagai salah satu cara menarik konsumen Cina, sejumlah perusahaan menyulap kapal-kapal yang bergaya Barat. Hanya dalam tempo enam bulan Celebrity Century berhasil disulap menjadi Golden Era, kata Gary Ye, wakil presiden bagian operasi SkySea Cruises.

Untuk memuluskan transformasi, perusahaan merekrut direktur dari Cina dan memperluas ruang untuk toko duty free, atau toko yang barang-barangnya tidak dikenai pajak, dua kali lipat.

Sejatinya, perusahaan-perusahaan kapal menghadapi tantangan yang berat untuk memahami apa yang dikehendaki penumpang Cina.

Jika banyak konsumen Barat memenuhi bar, penumpang Cina tidak terlalu gemar menenggak alkohol, kata Ye.

Sebaliknya, mereka mungkin lebih suka berjoget line dance dimana para penari berbaris teratur dan memiliki gerakan tarian yang sama. Ini bisa dipahami sebab orang-orang Cina sudah biasa berjoget di taman umum pada malam hari.

Gao Yuanyuan

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Costa Cruise menunjuk aktris Cina Gao Yuanyuan sebagai duta mereknya.

Sejumlah pemerhati bisnis kapal siar juga mengatakan progrom-program yang khusus ditujukan bagi konsumen VIP atau kelas orang-orang penting ternyata dianggap lebih penting di kalangan turis Cina.

Mereka antara lain menginginkan tempat duduk strategis di acara-acara hiburan, pengalaman pribadi di atas kapal.

“Pada satu sisi mereka ingin sekelas dengan orang-orang lain dan di sisi lain ada pula unsur kesombongan,” jelas Liu.

“Mereka tidak ingin disamakan dengan yang lain.”

Sejumlah operator kapal pesiar memusatkan perhatian untuk membuat kapal-kapal mereka tampak tidak terlalu dikhususkan bagi pasar Cina, tetapi lebih bernuansa internasional.

Di kapal Quantum of the Seas, yang berbasis di Shanghai, tamu-tamu Cina bisa belajar melakukan trapeze, bergelantungan di udara dengan seutas tali layaknya pemain sirkus, dan menengguk minuman koktail yang diracik oleh robot di Bionic Bar.

“Orang ingin mencicipi pengalaman yang berbeda yang tidak bisa didapat di Cina,” tambah Liu.

“Kami tidak ingin menyuguhkan sesuatu yang dapat mereka lakukan di rumah.”

Kapal Costa Serena

Sumber gambar, Costa Cruises

Keterangan gambar, Kapal pesiar Costa Serena mempunyai kapasitas 3.780 penumpang dan siap mengangkut wisatawan Cina.

Costa menawarkan perjalanan bertema sepanjang tahun, seperti “Venice at Sea,” yang menyuguhkan aneka makanan Italia termasuk daging sapi masak tomat dan sup kacang Venesia, dan menampilkan karnaval ala kota Italia itu dengan topeng dan parade.

Untuk menarik lebih banyak penumpang internasional, Costa Serena mengubah restoran gaya Amerika Johnny Rockets menjadi restoran Kung Fu Panda yang menyajikan menu mi.

Di samping itu, pertunjukan musikal Mamma Mia yang biasa digear di kapal diganti dengan Sonic Odyssey, pertunjukan yang mengelilingi penonton dan yang memusatkan pada alat-alat musik unik serta kostum detail.

Ketika operator kapal pesiar terus menyesuaikan layanan mereka, satu hal yang sudah pasti adalah bahwa konsumen Cina tidak akan malu menyatakan apa yang disukai dan apa yang dibenci.

Seperti yang ditulis di situs review oleh seorang penumpang, yang berwisata dengan Costa Victoria selama perayaan Imlek bulan Februari tahun ini, “Saya tidak menduga akan ada begitu banyak makanan tradisional Cina di atas kapal Italia, saya cukup terkejut!’

<italic>Bila Anda ingin membaca artikel ini versi bahasa Inggris, silakan klik <link type="page"><caption> China's latest obsession - cruises</caption><url href="http://www.bbc.com/capital/story/20150701-the-new-chinese-must-do-holiday" platform="highweb"/></link> di <link type="page"><caption> BBC Capital</caption><url href="http://www.bbc.com/capital" platform="highweb"/></link>.</italic>