Belum ada rilis resmi, Pokemon Go sudah digemari di Indonesia

toko pokemon

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Toko Pokemon di Tokyo ramai pengunjung di tengah meningkatnya demam Pokemon Go.

Pokemon Go belum dirilis di Indonesia, tetapi sejumlah penggemar yang penasaran telah mengunduh aplikasinya secara 'ilegal', bermain hingga berjam-jam, hingga membuat perkumpulan untuk berburu Pokemon.

Secara resmi, aplikasi Pokemon Go sudah tersedia gratis di Australia, New Zealand, AS dan segera di Jepang.

Di Indonesia, Pokemon Go belum dirilis, namun banyak gamer yang mengunduh aplikasi game ini melalui APK (Android application package) yang disebar di situs-situs teknologi dan game.

  • <link type="page"><caption> Pokemon Go: Semua yang perlu diketahui</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160712_majalah_pokemon_go.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Gara-gara Pokemon Go, perusahaan Singapura pecat pegawai asing</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160712_majalah_singapura_expat.shtml" platform="highweb"/></link>

Antusiasme penggemar Pokemon "sangat tinggi" di Indonesia, kata seorang gamer berinisial 2T yang mengelola salah satu laman khusus Pokemon Go di Facebook.

pokemon go

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Berburu Pokemon di Melbourne, Australia.

Orang-orang bisa bermain 2-6 jam sehari, katanya kepada BBC Indonesia.

"Ada cerita para trainer (sebutan untuk pemain Pokemon Go) yang berkumpul di Masjid, karena kebanyakan Pokestops berlokasi di masjid-masjid dan tempat ibadah lainnya."

Tangkap Pokemon di pos polisi

mencari pokemon

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Mencari Pokemen di San Francisco, Amerika Serikat.

Di media sosial, sejumlah cerita tentang 'kegilaan orang bermain Pokemon Go' bermunculan, salah satunya tentang gamer yang sengaja memesan layanan ojek dan taksi online untuk berkeliling cari Pokemon.

Sumber gambar, AFP

Seorang pengguna Facebook di Surakarta menceritakan <link type="page"><caption> pengalamannya</caption><url href="https://www.facebook.com/iyank.brammastian/posts/10206454685317059" platform="highweb"/></link> yang sempat dicurigai dan diinterogasi ketika berusaha menangkap Pokemon di pos polisi.

Widie W salah satu admin laman Pokemon Go Indonesia (@IndonesiaPGO) di Facebook mengatakan sejumlah orang juga mulai membuat kumpul-kumpul untuk berburu Pokemon bersama.

"Ada trainer (sebutan untuk pemain Pokemon Go) yang memang sengaja kumpul keliling komplek. Dia cerita ke saya, mereka kumpul bertiga atau berempat, tapi serunya sering disangkain maling," katanya kepada BBC Indonesia.

Widie yang baru sepekan bermain Pokemon Go mengatakan bahwa permainan augmented reality ini sangat menarik karena bisa menambah interaksi sosial.

Sumber gambar, FACEBOOK

"Interaksi sosialnya lebih tinggi ya dibanding game-game yang lain, misalnya seperti RPG yang mainnya sendiri. (RPG) memang ada teman tapi ngobrolnya via internet. Kalau ini memaksa kita keluar rumah, jalan, cari Pokespot. Kayak saya, sering ketemu orang baru. Saya suka tanya 'mas dapat apa mas?'"

"(Saya) sudah dapat 200 Pokemon, rata-rata kalau serius bisa 20 dapat lah (sehari)," kata Widie yang sering menemukan Pokemon di meja kantor, pantry, ruang tamu, dan garasi rumah.

Widie mengatakan tidak ingin menyarankan orang-orang untuk mengunduh aplikasi ini secara ilegal karena memiliki risiko terhadap keamanan data. Tetapi, bagi yang ingin mengambil risiko itu petunjuk pengunduhan memang dengan mudah didapat di internet.

Jadi, apakah kamu termasuk pengguna yang ikut mencari Pokemon keliling komplek? Jika ya, seorang penguna Twitter punya pesan untuk Anda...

Sumber gambar, TWITTER