Filipina rayakan kemenangan atas kasus Laut Cina Selatan dengan 'Chexit'

filipina

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Seruan agar Cina keluar dari perairan Laut Cina selatan di seputar Filipina.

Kemenangan Filipina atas kasus di Laut Cina Selatan yang ditetapkan oleh Mahkamah Arbitrase di Belanda disambut dengan istilah 'Chexit' atau singkatan China Exit (Cina keluar) namun ditanggapi dengan kemarahan di Cina.

Mahkamah Arbitrase di Den Haag menetapkan bahwa Cina tidak mempunyai bukti dalam sejarah memiliki kekuasaan atas perairan di sebagian Laut Cina Selatan, yang diklaim oleh kedua negara.

Di Filipina, keputusan ini disambut dengan Chexit, seruan para pengguna media sosial dan aktivis agar Cina segera angkat kaki dari perairan di seputar Filipina. Istilah ini meminjam kata Brexit (Britain Exit) dalam referendum Uni Eropa yang berakhir dengan keluarnya Inggris dari organisasi itu bulan Juni lalu.

Cina menyebut keputusan tersebut "tidak memiliki landasan" dan tidak akan mematuhinya.

  • <link type="page"><caption> Cina tak punya landasan hukum di Laut Cina Selatan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160712_dunia_putusan_lautcinaselatan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kecelakaan di Brexit, Brebes Exit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160708_trensosial_brebes" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Jokowi gelar rapat di KRI yang tembak kapal Cina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160623_indonesia_jokowi_natuna" platform="highweb"/></link>

Kementerian luar negeri Cina mengatakan negara itu yang pertama kali menemukan dan mengeksploitasi pulau-pulau di Laut Cina Selatan, "sehingga memiliki kedaulatan teritorial serta hak dan kepentingan".

Saatnya Chexit

filipina

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Warga Filipina menyambut keputusan Mahkamah Arbitrase di Belanda.

Namun para aktivis dan pengguna media sosial sejak Senin (11/07) mulai mendesak Cina untuk angkat kaki dengan tagar #Chexit, yang disinggung 35.000 kali melalui Twitter saja sampai Selasa (12/07).

"Kami meminta rekan-rekan dari negara lain, khususnya di Asia Tenggara untuk menyerukan Chexit," kata seorang aktivis yang memimpin protes di konsulat Cina di Manila, satu hari menjelang keputusan mahkamah.

Di Twitter, seorang pengguna @emiletabiar menulis, "Cina keluar dari wilayah Filipina, #Chexit," sementara melalui Facebook Anafe Anunciacion Guevarra menulis, "Akhirnya! Cina harus mematuhi keputusan Mahkamah Arbitrase!...Saatnya Chexit!"

filipina

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Chexit disinggung puluhan ribu di media sosial sejak Senin (11/07).

Namun di Cina, melalui situs mikroblog Weibo, seorang pengguna menulis, "Kawasan itu adalah milik kami sebelumnya, sekarang dan yang akan datang," dan pengguna lain menulis,"Mereka yang mencaplok wilayah Cina kami akan mati seberapapun jauh wilayah itu."

Mahkamah Arbitrase tidak memiliki kewenangan untuk memaksakan Cina menerapkan keputusan itu namun kemenangan Filipina ini dapat mempengaruhi pihak lain yang juga mengklaim sebagian perairan Laut Cina Selatan, seperti Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Brunei untuk melakukan langkah yang sama.

Bulan lalu, Indonesia mengajukan protes kepada Cina menyusul ditangkapnya kapal ikan yang beroperasi di seputar Natuna.