Apa yang akan Anda lakukan jika melihat dugaan penelantaran anak?

Sumber gambar, NET.Z
Jika Anda melihat seorang anak yang kebingungan di sebuah pusat perbelanjaan apa yang akan Anda lakukan? Apa Anda diam saja dan mengatakan 'itu bukan urusan saya'?
Ajakan seorang ibu untuk bertindak ketika melihat dugaan penelantaran anak mendapat banyak dukungan di media sosial.
Dalam sebuah <link type="page"><caption> unggahannya di Facebook</caption><url href="https://www.facebook.com/dewi.l.sari.98/videos/10153551405287274/" platform="highweb"/></link>, Dewi Layla Sari menceritakan kisahnya ketika melihat seorang perempuan yang tampak stress membiarkan anaknya menangis dan kebingungan di sebuah lobi pusat perbelanjaan di Jakarta.
- <link type="page"><caption> Pornografi membuat remaja menjadi kurang sensitif</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160616_majalah_pornografi_anak.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Seorang ibu membuka mulut singa gunung untuk selamatkan anaknya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160619_majalah_ibu_singa.shtml" platform="highweb"/></link>
"(Ibu si anak) terus berteriak dan marah-marah entah pada siapa," tulisnya. "Saya bisa melihat dari dekat popok si anak melorot hingga ke dengkulnya karena penuh oleh air pipis."
Itu adalah momen yang mencemaskan, kata Dewi. Di lobi, banyak mobil melaju cukup cepat dan anak balita dibiarkan tanpa pengawasan.
Namun yang membuat dia merasa lebih sedih adalah ketidakpedulian orang-orang sekitar. "Satpam mengatakan, 'biarkan saja Mba'. Petugas mini market tertawa melihat tingkah ibu yang tidak normal."

Sumber gambar, Getty
"Menyedihkan," kata Dewi kepada BBC Indonesia. "Sikap 'ah ini bukan urusan gue' itu kental terasa."
"Orang tidak merasa (kekerasan terhadap) perempuan dan (penelantaran) anak adalah masalah besar. Padahal mungkin saja itu terjadi pada tetangga kita, tetapi kita tidak tahu."
Unggahan Dewi di Facebook mendapat banyak dukungan dan telah dibagikan lebih dari 10.000 kali. "Harus lebih peka.. dan buat pelajaran kita semua," kata seorang pengguna dengan akun Dian Pertiwi.
"Semoga si anak dapat perawatan yang lebih baik," kata yang lain.
Setelah bertanya pada sejumlah orang di lokasi, Dewi kemudian melaporkan kejadian yang dilihatnya kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Sekjen KPAI Erlinda mengatakan ibu tersebut mengalami gangguan kejiwaan kini menjalani perawatan di rumah sakit jiwa dan mereka masih melakukan penilaian lebih lanjut terkait kasus ini.









