Demi ujian, media sosial diblokir sementara di Aljazair

Aljazair untuk sementara menutup akses atas media sosial sebagai upaya untuk mengatasi kecurangan dalam ujian akhir sekolah menengah atas.
Hampir setengah siswa di negara itu diharuskan untuk mengulang kembali ujian mulai Minggu 19 Juni setelah ujian sebelumnya diwarnai dengan bocornya soal-soal di internet.
Banyak murid yang bisa mendapatkan soal ujian lewat Facebook dan media sosial lain sebelum mengikuti ujian awal Juni lalu.
- <link type="page"><caption> 'Penyontek' ujian di Cina diancam hukuman penjara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160607_majalah_cina_ujian" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Siswa bernilai bagus di India harus mengulang ujian</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160601_majalah_ujian_india" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Jadwal ujian sekolah Inggris disesuaikan dengan Ramadan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160106_majalah_sekolah_ramadan" platform="highweb"/></link>
Aljazair menghadapi masalah kebocoran soal-soal ujian akhir sekolah menengah dalam beberapa tahun belakangan.

Sumber gambar, Twitter
Dan keputusan menutup media sosial ditujukan untuk melindungi para siswa dari penerbitan soal-soal ujian palsu, seperti dijelaskan seorang sumber resmi kepada kantor berita AFP.
Akses internet dengan menggunakan jaringan telepon 3G juga dilaporkan terganggu pada Minggu, hari pertama berlangsungnya ujian ulangan.
Awal bulan ini, polisi dilaporkan menangkap belasan orang yang bekerja di kantor pendidikan nasional dan kantor penerbitan sebagai bagian dari penyelidikan bocornya soal ujian sekolah ke media sosial.






