Aplikasi peringatan teror diluncurkan di Prancis

150715154558_mobile_phone_640x360_thinkstock_nocredit.jpg

Sumber gambar, thinkstock

Keterangan gambar, Aplikasi dikembangkan setelah rangkaian serangan di Paris yang menewaskan 130 orang, November 2015.

Pemerintah Prancis meluncurkan sebuah aplikasi telepon genggam untuk waspada jika ada serangan teroris.

Aplikasi ini diluncurkan menjelang kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2016 di Prancis, yang akan dibuka Jumat 10 Juni selama sebulan.

Dengan menggunakan identifikasi lokasi di telepon genggam, maka aplikasi akan memberi peringatan kepada pengguna jika terjadi dugaan serangan teroris, seperti tertulis dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri Prancis.

  • <link type="page"><caption> Prancis akui potensi serangan teror selama Piala Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160605_dunia_prancis_teror" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ukraina tangkap 'terdakwa pelaku teror' Piala Eropa 2016</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160606_olahraga_eropa_2016" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> AS: Piala Eropa bisa menjadi sasaran serangan teror</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160531_dunia_eropa_terorisme.shtml" platform="highweb"/></link>

Aplikasi ini, menurut pemerintah, dikembangkan setelah serangkaian serangan kelompok militan Islam di Paris yang menewaskan 130 orang pada November tahun lalu.

Paris

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pemerintah Prancis mengakui ada potensi serangan teror saat Piala Dunia 2016.

Para pengguna bisa mendaftar untuk mendapat peringatan di delapan kawasan geografis yang berbeda selain lokasi mereka pada saat itu.

Peringatan yang diterima juga berisi gambaran singkat tentang apa yang terjadi serta saran bagaimana untuk tetap menjaga keamanan diri sendiri.

Tidak ada getaran maupun suara jika muncul peringatan untuk menjamin agar pengguna yang sedang bersembunyi di tempat serangan tidak sampai membuat penyerang menjadi tahu tentang keberadaan mereka.

Pemerintah juga memastikan kerahasiaan pribadi pengguna akan dilindungi.

Aplikasi ini bisa diunduh oleh telepon genggam yang menggunakan sistem operasi iOS dan Android.