Meryl Streep menirukan Donald Trump

Bintang terkenal Meryl Streep berusaha untuk menirukan politikus Donald Trump.
Dia menggelapkan warna kulitnya dan memakai rambut palsu agar mirip dengan bakal calon presiden Partai Republik Amerika Serikat itu, pada Selasa 7 Juni.
- <link type="page"><caption> Streep, Bullock menangi Critics' Choice</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2010/01/100116_criticschoice" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Donald Trump mendapat dukungan dari Ketua DPR AS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160602_dunia_trump_ryan" platform="highweb"/></link>
Aktris tersebut mengenakan setelan pria, perut palsu, dan dasi merah untuk melengkapi penampilannya di Public Theater Gala di New York.
Ini adalah caranya untuk menunjukkan dukungan bagi Hilary Clinton, bakal calon Partai Demokrat untuk Gedung Putih.
Sementara Christine Baranski -yang berperan bersama Streep dalam film Mamma Mia!- menirukan Clinton dan keduanya kemudian menyanyikan dua lagu.
Streep terkenal sebagai ahli memerankan berbagai tokoh, termasuk menjadi Margaret Thatcher untuk film Iron Lady, yang mengantarkannya meraih penghargaan Oscar ketiga.
Adegan Trump dilakukan di acara tahunan Shakespeare in the Park di Central Park, New York.
Koran The New York Times mengatakan versi Streep 'lebih meyakinkan dibandingkan bakal calon presiden dari Partai Republik itu sendiri, 'sampai ke cibiran bibir dan perut buncitnya'.









