Seniman Jepang bebas dari kasus perahu mirip vagina

Megumi Igarashi

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Megumi Igarashi bergaya di depan poster bertuliskan 'satu bagian tidak bersalah' usai mendengar vonis.

Pengadilan Jepang memutuskan seorang seniman tidak bersalah karena aksinya mempertontonkan perahu dalam bentuk alat kelaminnya.

Hakim memutuskan patung perahu kayak berwarna terang buatan Megumi Igarashi tersebut tidak secara langsung mengisyaratkan anggota tubuh wanita.

  • <bold><link type="page"><caption> Seniman vagina Jepang ditahan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/07/140716_seni_vagina_jepang" platform="highweb"/></link></bold>
  • <bold><link type="page"><caption> Dakwaan untuk seniman vagina Jepang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/12/141224_seni_vagina_jepang" platform="highweb"/></link></bold>

Meskipun demikian dia tetap didenda 400.000 yen atau Rp49 juta karena hakim berpendapat Igarashi telah melanggar hukum berbagi data terkait pemindaian tiga dimensi vaginanya, yang dapat digunakan untuk menciptakan alat kelamin wanita.

Megumi Igarashi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Igarashi awalnya didakwa dengan hukum kecabulan.

Hukum kecabulan Jepang yang ketat melarang warga mempertontonkan alat kelamin di depan umum.

Igarashi, 42 tahun -yang menggunakan nama alias Rokudenashiko atau 'perempuan-tidak-berguna'- ditahan pada tahun 2014 karena patung perahunya itu dipamerkan di sebuah toko seks di Tokyo.

Dia didakwa berdasarkan hukum kecabulan karena memamerkan patung dan menyebarkan data ciptaan bagi pihak-pihak yang menyumbangkan dana.

Namun hakim memutuskan pada hari Senin (09/05) bahwa warna cerah dan hiasan yang ditaruh pada kayak sudah cukup menyembunyikan asal bentuk perahu tersebut.