Pengobatan baru yang 'menjanjikan' bagi kanker prostat

Kanker prostat yang resisten sulit ditangani dan tidak dapat diobati dengan perawatan hormon.

Sumber gambar, Science Photo Library

Keterangan gambar, Kanker prostat yang resisten sulit ditangani dan tidak dapat diobati dengan perawatan hormon.

Peneliti di Institute of Cancer Research, London, menemukan jenis obat baru yang dapat membantu laki-laki dengan kanker prostat.

Dalam penelitian menggunakan tikus mencit, inhibitor Hsp90 terbukti dapat melucuti pertahanan sel kanker terhadap perawatan hormon.

Hal ini membuat obat tersebut menjanjikan perawatan bagi kanker yang resisten terhadap obat, kata tim peneliti.

Kanker prostat ialah kanker yang paling umum pada laki-laki di Inggris. Sekitar satu dari delapan laki-laki akan mendapatkan kanker prostat pada suatu masa dalam hidup mereka. Kanker ini terutama memengaruhi laki-laki di atas usia 50.

  • <link type="page"><caption> Tumor kanker payudara menyusut "drastis" dalam 11 hari</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160310_majalah_obat_kankerpayudara.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Terapi sinar Proton untuk kanker efektif dengan efek sampingan lebih sedikit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160130_majalah_protonbeam_kanker.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Obesitas 'penyebab' naiknya kasus kanker</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160107_majalah_kesehatan_obesitas_kanker.shtml" platform="highweb"/></link>

Kanker prostat terkadang dapat diatasi dengan pengobatan hormon. Pengobatan itu menyasar reseptor yang terkait dengan pertumbuhan hormon laki-laki, bernama androgen.

Namun beberapa kasus kanker prostat tidak demikian. Kanker menciptakan reseptor androgen abnormal, yang tidak terkait dengan pertumbuhan hormon dan karena itu tidak terpengaruh oleh perawatan hormon biasa.

Inilah bentuk resisten kanker prostat paling umum, berujung pada kanker yang agresif dan sulit diobati.

'Obat jaringan'

Penelitian terbaru ini, yang dipublikasikan di jurnal Cancer Research, menemukan bahwa jenis obat baru dapat mengurangi produksi reseptor androgen normal dan abnormal.

Profesor Paul Workman, peneliti dan kepala Institute of Cancer Research, menyebut obat ini sebagai temuan yang menarik.

"Kami menyebut inhibitor Hsp90 'obat jaringan' karena obat tersebut menyasar berbagai sinyal yang dibajak oleh kanker sekaligus, sepanjang jaringan alih-alih satu jalur persinyalan.

"Obat-obatan ini dapat menyerang kanker lebih keras dari obat-obatan yang hanya menyasar satu protein, dan tampak menjanjikan untuk mencegah atau mengatasi resistensi terhadap obat."

Profesor Workman mengatakan, langkah selanjutnya ialah uji klinis inhibitor Hsp90 terhadap pasien dengan kanker prostat yang agresif dan resisten.

Profesor Johann de Bono, pakar pengobatan kanker di Institute of Cancer Research, mengatakan, "Obat ini telah diuji klinis terhadap berbagai jenis kanker, dan saya bersemangat karena temuan kami menunjukkan obat ini juga dapat membantu laki-laki dengan kanker prostat yang telah kehabisan pilihan pengobatan."