A320 British Airways dihantam drone saat hendak mendarat di London

pesawat_A320_ba

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Jenis pesawat A320 milik British Airways yang dilaporkan dihantam sebuah pesawat tak berawak, drone.

Sebuah pesawat yang sedang dalm proses mendarat di Bandara Heathrow diyakini telah dihantam oleh sebuah drone, ungkap Kepolisian Metropolitan London.

Penerbangan British Airways dari Jenewa dihantam pesawat nir-awak itu saat mendekati bandara London pada sekitar 12:50 BST (sekitar 18:50 WIB) dengan 132 penumpang dan lima awak di dalamnya.

Setelah mendarat, pilot melaporkan obyek - diyakini pesawat nir-awak drone - telah menabrak bagian depan pesawat Airbus A320 itu.

Polisi penerbangan di Heathrow telah melangsungkan penyelidikan.

Polisi mengatakan belum dilakukan penangkapan.

Jika dikukuhkan, peristiwa ini diyakini merupakan yang pertama kalinya di Inggris -untuk jenisnya.

  • <link type="page"><caption> Polisi London akan gunakan elang untuk cegat drone</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160208_majalah_elang_anti_drone" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pesawat tanpa awak hampir menabrak pesawat di Heathrow</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/12/141207_majalahlain_drone_heathrow" platform="highweb"/></link>
  • <paragraph><link type="page"><caption> Aktivis terbangkan pil aborsi dengan drone </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150628_majalah_kampanye_aborsi" platform="highweb"/></link> </paragraph>

Seorang juru bicara British Airways mengatakan: "Pesawat kami mendarat dengan selamat, sudah diperiksa sepenuhnya oleh teknisi kami, dan dinyhatakan layak untuk dioperasikan untuk penerbangan berikutnya."

Maskapai ini siapn memberikan "setiap bantuan bagi penyelidikan" oleh kepolisian, tambah juru bicara tersebut.

Seorang juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) mengatakan menerbangan drone dekat dengan bandara, "benar-benar tidak dapat diterima" dan siapa saja yang mempermainkan aturan ini akan menghadapi 'hukuman berat, termasuk hukuman penjara.'

Steve Landells, dari Asosiasi Pilot Penerbangan Inggris British (Balpa), mengatakan 'hanya soal waktu sebelum kami mendapatkan hantaman pesawat tak berawak.'

Dia menyerukan penegakan hukum yang lebih ketat terkait aturan yang sudah ada.