Jerman kerahkan 900 polisi untuk gerebek rumah bordil di Berlin

Pekerja seks

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Terdapat sekitar 400.000 pekerja seks komersial di seluruh Jerman.

Tak kurang dari 900 personel polisi dikerahkan dalam penggerebekan terhadap Artemis, salah satu rumah bordil terbesar di Berlin, Jerman.

Dalam operasi ini polisi menahan enam orang dengan tuduhan terlibat penyelundupan manusia dan penghindaran pajak.

Polisi menggelar operasi setelah melakukan investigasi selama berbulan-bulan.

  • <link type="page"><caption> Jerman terancam menjadi 'rumah bordil Eropa'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/02/140221_majalahlain_jerman_prostitusi" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kisah Shandra Woworuntu, WNI korban perbudakan seks di Amerika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160330_majalah_sandra_korban_perbudakan_seks" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pelanggan PSK di Prancis akan didenda Rp57 juta</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160406_dunia_prancis_prostitusi_hukum" platform="highweb"/></link>

Manajer rumah bordil Artemis dituduh menghindari pembayaran uang jaminan sosial sebesar US$19,7 juta sejak 2006.

Jaksa menduga manajer rumah bordil ini "memaksa karyawan berpura-pura melakukan usaha sendiri" untuk menghindari kewajiban mengeluarkan pembayaran tersebut.

Polisi mengatakan mereka bekerja sama dengan petugas bea cukai dan kantor pajak ketika menggerebek rumah bordil Artemis.

Jerman melegalkan prostitusi pada 2002 yang mendorong sektor ini bernilai sekitar 16 juta euro per tahun.

Rumah bordir besar seperti Artemis makin banyak ditemui, melayani antara lain turis dari negara-negara yang menerapkan aturan yang lebih ketat soal prostitusi.

Selain dari Jerman, banyak juga pekerja seks komersial yang berasal dari negara-negara Eropa timur.

Jumlah PSK di Jerman diperkirakan meningkat menjadi 400.000 orang dalam 20 tahun terakhir.