#TrenSosial: Kicauan-kicauan lucu TNI AU lewat akun Twitter

Sumber gambar, TWITTER
Siapa nyana, 'bintang' baru yang digemari pengguna Twitter di Indonesia, adalah akun resmi lembaga yang biasanya terkesan menyeramkan: tentara.
Akun resmi milik TNI Angkatan Udara ini tampil dengan pendekatan yang jauh berbeda dibanding akun resmi instansi pemerintahan lain.
Akun @_TNIAU sudah dibuat pada Juni 2012 lalu, tetapi baru mendapat banyak perhatian setelah akun ini merespons tuduhan Ketua Presidium Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Ratna Sarumpaet, yang dalam sebuah berita online menyebut bahwa 'Ahok sudah membeli tentara, kepolisian, dan KPK'.
Kalimat ini diungkapkan Ratna menanggapi keterlibatan TNI dan polisi dalam penggusuran Kalijodo.
- <link type="page"><caption> TNI-Polri perlu aturan medsos bagi prajurit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160327_indonesia_medsos_tni.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Ahok atau bukan Ahok? Media sosial 'kunci' kemenangan di Pilkada Jakarta</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160314_trensosial_ahok_kampanye_twitter.shtml" platform="highweb"/></link>
Dalam kicauannya, TNI AU mempertanyakan klaim tersebut dengan meminta 'bukti kwitansi'. "Come on.. Bu @RatnaSpaet, tuduhan seserius itu Ibu bilang "asumsi"? Come..oon!" cuitnya pada 12 Maret lalu.

Sumber gambar, TWITTER
Pendekatan yang berbeda ini - seperti gaya penulisan personal, penggunaan bahasa sehari-hari dan mencampurnya dengan bahasa Inggris - membuat pengguna media sosial tertarik.
"Follow pak tentara @_TNIAU karena adminnya asik, rada selow dan cengengesan," kata satu pengguna.
Pertanyaan usil
Merespons antusiasme pengguna, TNI AU juga rajin membalas berbagai pertanyaan terkait instansinya, ataupun yang di luar konteks sekalipun dengan gaya humor:

Sumber gambar, TWITTER

Sumber gambar, TWITTER
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsma Dwi Badarmanto kepada BBC Indonesia mengatakan pendekatan seperti itu memang sengaja dilakukan.
"Saya arahkan, mengajak (pengguna) untuk berbicara dengan santun, tanpa harus mencaci-maki, tanpa harus marah-marah," katanya.
Dia mengaku akun Twitter itu pada prinsipnya dibuat untuk "mempublikasikan apa yang kami kerjakan dan mendapat respons balik dari netizen."
"Saya pilih orang-orang yang punya jiwa muda dan humoris (untuk menjadi admin). (Saya arahkan) untuk menjawab dengan enak, tidak ada marah, bercanda boleh, tetapi pesannya sampai," jelas Badarmanto.

Sumber gambar, TWITTER
Hingga kini, @_TNIAU telah diikuti lebih dari 70.000 pengguna dan disebut (mention) lebih dari 19.500 kali selama bulan Maret.
Menanggapi banyak pertanyaan yang usil, Badarmanto tertawa. "Kalau ada yang ngaco, ya kita tambah ngaco sedikit hahaha..."









