Temuan makanan berbahaya, termasuk usus ayam di Indonesia

Daging ayam

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Polisi di Indonesia menemukan puluhan kilogram usus ayam yang mengandung bahan berbahaya formalin pada 2015.

Polisi menyita puluhan ribu ton makanan palsu atau makanan beracun di seluruh dunia tahun lalu, termasuk puluhan kilogram usus ayam yang mengandung formalin di Indonesia.

Bahan ini sering ditambahkan ke makanan meski sebenarnya pemakaiannya untuk mengawetkan makanan sudah dilarang.

"Makanan atau minuman palsu atau yang berbahaya, mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat di seluruh dunia, yang sering membeli bahan-bahan ini, yang mereka anggap aman untuk dikonsumsi," kata Michael Ellis, pejabat badan polisi internasional, Interpol, yang membidangi penyelundupan bahan-bahan ilegal.

  • <link type="page"><caption> Apa memang masih ada makanan yang aman untuk dikonsumsi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/01/160128_vert_fut_makanan_aman.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> WHO inginkan pembatasan makanan tak sehat </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160125_majalah_makanan_taksehat.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Daftar negara yang menjadikan tikus sebagai menu makanan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2015/12/151215_vert_fut_menu_tikus.shtml" platform="highweb"/></link>

Selain usus ayam yang mengandung formalin, polisi juga menemukan gula bercampur pupuk di Sudan dan 85 ton buah zaitun yang diolesi cupri sulfat di Italia untuk membuat warna buah ini lebih cerah.

Miliaran dolar

Di Inggris, polisi menemukan 10.000 liter minuman alkohol palsu.

"Kenaikan harga makanan dan rantai makanan global dimanfaatkan oleh penjahat untuk menjual makanan palsu atau makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan atau standar keamanan," kata Chris Vansteenkiste, pejabat di badan kepolisian Eropa, Europol, kepada kantor berita AFP.

Ia menambahkan bahwa makanan atau minuman yang berbahaya di seluruh dunia bernilai miliaran dolar.

Temuan makanan atau minuman berbahaya yang diumumkan hari Rabu (30/03) juga mencakup cokelat palsu di Hungaria, Lithuania, dan Rumania, yang dipasarkan untuk anak-anak.

Di Thailand, pemerintah menghancurkan 30 ton daging sapi dan kerbau yang tidak layak untuk dikonsumsi.