Perusahaan Jepang NTT Data beli divisi layanan bisnis Dell

Sumber gambar, Reuters
Perusahaan Jepang NTT Data membeli divisi bisnis layanan teknologi perusahaan komputer Amerika Serikat, Dell, dengan nilai lebih dari $3 miliar (Rp40 triliun) sebagai usaha mengembangkan bisnisnya di Amerika Utara.
Ini merupakan akuisisi paling besar yang pernah dilakukan NTT Data, yang merupakan bagian dari perusahaan yang tadinya merupakan pemonopoli telepon Jepang.
Dell dilaporkan memang sedang mencari jalan untuk menjual aset nonintinya untuk mengumpulkan dana miliaran dolar sebelum mengambil alih perusahaan penyimpanan data EMC Corp yang memerlukan biaya $67 miliar (Rp893 triliun).
NTT Data akan juga mengambil alih 28.000 karyawan Dell di Amerika Utara dan India.
Dalam laporannya ke Bursa Saham Tokyo, NTT Data mengatakan pembelian ini akan meningkatkan daya layanan komputasi awan dan pengalihsumberan proses bisnisnya.
Perusahaan ini memang sudah mencari-cari sumber pendapatan baru di luar Jepang, yang menghadapi masalah jumlah populasi yang menurun dan menua dengan cepat.
Menurut Bloomberg data, NTT Data telah menghabiskan lebih dari 72 miliar yen untuk membeli perusahaan yang sebagian besar berada di luar negeri sejak tahun 2011.
Pesaing utama perusahaan ini termasuk Tata Consultancy Services dari India, Atos dari Prancis dan perusahaan Amerika Serikat Cognizant Technology Solutions.









