Virus Zika: 'Teori Piala Dunia' tak terbukti

Temuan penelitian menyatakan virus Zika sudah ada di Brasil sebelum Piala Dunia 2014 di negara itu dimulai.

Sumber gambar, Matthias Hangst

Keterangan gambar, Temuan penelitian menyatakan virus Zika sudah ada di Brasil sebelum Piala Dunia 2014 di negara itu dimulai.
    • Penulis, Oleh James Gallagher
    • Peranan, Wartawan kesehatan BBC News

Virus Zika sudah ada di Amerika Selatan setahun sebelum Piala Dunia 2014 di Brasil, menurut peneliti Inggris dan Brasil.

Penelitian mereka membantah salah satu teori paling populer soal asal-muasal virus tersebut - dibawa oleh penonton bola.

Temuan yang diterbitkan di jurnal Science, menyatakan bahwa virus datang antara Mei dan Desember 2013, jauh sebelum kasus pertama terdeteksi pada 2015.

Teori populer lain - dibawa saat perlombaan dayung World Sprint Championship pada 2014 - juga sudah dibantah.

Kasus awal

Menelusuri awal sebuah virus adalah sebuah upaya besar memetakan genealogi genetik.

Peneliti menganalisis kode genetik dari tujuh sampel Zika di seluruh Brasil.

Pertama, mereka menemukan bahwa semua virus berhubungan dekat, sehingga menunjukkan bahwa infeksi di Brasil berasal hanya dari satu orang.

Virus itu kemudian menyebar ke 34 negara atau teritori.

Namun Zika adalah virus yang bermutasi dengan cepat. Perbedaan kecil antara satu sampel dengan lainnya memungkinkan peneliti untuk menyusun ulang silsilah keluarga Zika dan memperkirakan masa kedatangan awal virus ini di Brasil.

Peneliti pun menyimpulkan bahwa virus tersebut tiba sekitar pertengahan sampai akhir 2013.

Peneliti menyatakan masih perlu banyak penelitian lain untuk membenarkan keterkaitan antara virus Zika dan mikrosefali.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Peneliti menyatakan masih perlu banyak penelitian lain untuk membenarkan keterkaitan antara virus Zika dan mikrosefali.

Profesor Oliver Pybus, dari University of Oxford, mengatakan pada BBC News: "Kami tak bisa memastikan bagaimana virus tersebut bisa sampai di benua Amerika, tapi kami yakin bahwa virus sudah ada di benua ini sebelum mulainya Piala Dunia 2014."

"Kami juga melihat jumlah penumpang yang datang ke Brasil dari negara-negara yang mencatat penularan Zika dalam beberapa tahun terakhir dan kami menemukan ada 50% peningkatan penumpang pada rute tersebut. Itu bisa menjadi alasan munculnya Zika."

Virus yang muncul di negara-negara Amerika Selatan terkait erat dengan penyebaran Zika di Polinesia Prancis pada 2013.

Meski kemungkinannya ini adalah sumber dari penyebaran virus, namun peneliti kekurangan sampel dari negara-negara lain - terutama Asia Tenggara - sehingga mereka tak bisa memastikan.

Salah satu aspek paling mengkhawatirkan dari penyebaran virus Zika adalah kemungkinan adanya kaitan erat dengan peningkatan kasus bayi-bayi yang lahir dengan ukuran kepala yang lebih kecil dari bayi-bayi normal.

Dokter Nuno Faria, salah satu peneliti di Evandro Chagas Institute, mengatakan data mereka "konsisten" dengan kemungkinan Zika bisa menyebabkan kelainan otak.

Namun dia memperingkatkan bahwa masih perlu banyak penelitian untuk membenarkan keterkaitan tersebut.