Ditemukan 'bahan organik' terkait makam Nefertiti

Sumber gambar, Philip PikartWikipediaCC BYSA 3.0
Mesir mengatakan pencarian atas makam Ratu Nefertiti menemukan 'bahan organik' di dalam ruang kosong di belakang dua dinding makam Tutankhamun.
Menteri Purbakala Mesir mengatakan pengindaian dengan radar pada bulan November lalu memperlihatkan adanya 'beberapa hal di balik dinding'.
"Kami bisa mengatakan 90% lebih bahwa ada kamar di sana. Namun saya tidak akan melangkah lebih lanjut sampai 100%," jelas Mamdouh el-Damaty, Kamis 17 Maret.
- <link type="page"><caption> Dua ruangan baru ditemukan di makam Tutankhamun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151001_majalah_tutankhamun_makam" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Makam Ratu Nefertiti 'ditemukan'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150811_majalah_nefertiti" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Apakah orang Mesir kuno memang pesolek?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/02/160223_vert_cul_mesir" platform="highweb"/></link>
Upaya pengindaian yang lebih canggih akan dilaksanakan akhir bulan ini untuk memastikan apakah ruang kosong di balik dinding merupakan sebuah kamar.
Ratu Nefertiti memerintah abad ke-14 Sebelum Masehi dan beberapa ahli Mesir kuno yakin bahwa dia dikuburkan di sana.

Sumber gambar, BBC World Service
Adapun makam Raja Tutankhamun ditemukan tahun 1922 oleh arkeolog Inggris, Howard Carter.
Seorang ahli Mesir kuno lain asal Inggris, Dr Nicholas Reeves, yakin jenazah Tutankhamun -yang wafat 3.000 tahun lalu pada usia 19 tahun- mungkin dimakamkan terburu-buru di kamar bagian luar dari yang mestinya makam Nefertiti.
Bagi Mamdouh el-Damaty, kemungkinan ditemukannya kembali makam Nefertiti amat penting bagi sejarah Mesir dan juga dunia.
"Bagi Mesir itu merupakan penemuan besar, mungkin penemuan terbesar dalam satu abad," tambahnya.









