Nigeria membersihkan 20.000 lebih 'pegawai negeri hantu'

Sumber gambar, Getty
Kementerian Keuangan Nigeria membersihkan lebih dari 20.000 'pegawai negeri hantu' dari daftar gaji karena mereka memang tidak pernah ada.
Para 'pegawai negeri hantu itu ditemukan setelah dilakukannya proses audit sejak Desember tahun lalu oleh menteri keuangan yang baru, Kemi Adeosun.
Dengan dibersihkannya pegawai yang tidak pernah ada tersebut pemerintah mengaku akan menghemat sekitar Rp154 miliar setiap bulannya, dengan perhitungan setiap pegawai hantu itu mendapat gaji bulanan sebesar Rp6,7 juta atau sekitar US$500.
"Pemerintah federal sudah mencabut 23.846 pekerja yang tidak ada dari daftar gaji," jelas Festus Akanbi, penasehat khusus menteri keuangan, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Sumber gambar, State House
Audit yang dilakukan Kementrian Keuangan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi oleh <link type="page"><caption> Presiden Muhammadu Buhari, yang berkuasa tahun lalu.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150401_nigera_pemilu_buhari" platform="highweb"/></link>
Perekonomian Nigeria belakangan ini mendapat tekanan dengan <link type="page"><caption> anjloknya harga minyak dunia,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160125_majalah_minyak_opec" platform="highweb"/></link> yang merupakan ekspor utama negara ini.
Pemeriksaan yang dilakukan untuk menemukan 'pegawai negeri hantu' dilakukan dengan menggunakan data biometrik dan nomor verifikasi bank, yang digunakan pemilik rekening yang menerima gaji bulanan tersebut.
Ternyata sebagian nama pegawai negeri yang sah menerima gaji tidak berhubungan sama sekali dengan rekening bank lainnya yang juga menerima kiriman gaji bulanan.
Dan dalam beberapa kasus ada individu yang menerima gaji dari berbagai sumber.










