Klub golf Singapura dikecam karena 'simulasi kemiskinan'

singapura

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Singapura menghadapi peningkatan kesenjangan pemasukan yang diduga akan mengganggu persatuan.

Sebuah klub elite Singapura diejek banyak pihak di internet karena berencana mengadakan latihan 'simulasi kemiskinan' bulan depan untuk para anggotanya.

Peserta acara akan berperan sebagai keluarga miskin di Singapore Island Country Club.

Berita lokakarya tersebut membuat orang terkejut di internet, di mana banyak orang memandangnya sebagai sikap merendahkan kelompok lain.

Para anggota klub harus membayar 30.000 sampai 100.000 dolar Singapura atau Rp292 juta sampai Rp974 juta per tahun.

Singapura, sebuah negara kecil dan kaya, menghadapi peningkatan ketidaksetaraan ekonomi sehingga memicu kekhawatiran rusaknya kesatuan masyarakat.

Klub tersebut mengatakan kepada BBC 'sangat tersentuh dengan tingginya perhatian terhadap acara dan kegiatan di klub'.

Mereka mengatakan acara ini adalah bagian dari sejumlah kegiatan kemanusiaan dan mereka akan mengadakan lebih banyak aktivitas untuk 'menjadi inspirasi pihak lain guna ikut serta dan menyumbang'.

Lokakarya itu akan diadakan organisasi kemanusiaan Kristen Methodist Welfare Services minggu depan.

Mereka telah melakukan program di sejumlah sekolah untuk mendorong pemahaman tentang kebutuhan kelompok miskin.

Para peserta akan dikelompokkan dalam 'sejumlah keluarga' dan selama dua jam akan memerankan berbagai skenario, termasuk menjadi orang tua tunggal yang berjuang mengatasi utang atau merawat anggota keluarga yang sakit parah.