Kontroversi Oscar, Viola Davis dan Reese Witherspoon angkat bicara

Sumber gambar, Reuters
Aktris yang pernah dua kali dinominasikan mendapat Oscar, Viola Davis ikut berkomentar mengenai kontroversi yang menyelimuti penyelenggaraan Academy Awards atau Piala Oscar tahun ini.
"Bukan Oscarnya," kata Davis, "karena Oscar gejala dari masalah lebih besar yaitu Hollywood sebagai sistem produksi film."
Ia berpendapat seharusnya lebih banyak film dengan pemeran berlatar etnis kulit hitam, Asia, dan minoritas lainnya.
Tahun lalu, Davis menjadi perempuan kulit hitam pertama yang meraih Piala Emmy untuk kategori aktris terbaik dalam peran di drama TV, How to Get Away with Murder.
Bintang film The Help ini menambah jumlah bintang yang berbicara keras mengkritik nominasi terhadap 20 orang calon peraih aktor/aktris terbaik yang seluruhnya kulit putih.
Peraih Oscar Reese Witherspoon menyatakan "kecewa" pada laman Facebooknya.
"Tak ada yang bisa mengabaikan kualitas karya mereka, dan mereka berhak untuk dihargai. Sebagai anggota Academy, saya akan senang melihat keanggotaan yang lebih beragam," kata Witherspoon.
Hari Kamis (21/01) salah satu aktor yang pernah mendapat nominasi Oscar <link type="page"><caption> Will Smith, bergabung dengan istrinya Jada Pinkett Smith</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160121_majalah_will_smith.shtml" platform="highweb"/></link> dan sutradara Spike Lee memboikot ajang penghargaan yang akan diselenggarakan pada 26 Februari mendatang.









