Upaya Oscar untuk 'mengatasi' dominasi kulit putih

Sumber gambar, Reuters
Presiden AMPAS -yang menganugerahkan Piala Oscar- Cheryl Boone Isaacs mengambil langkah perbaikan setelah Spike Lee dan Jada Pinkett Smith menolak hadir karena nominasi peraih Oscar yang banyak diisi 'kulit putih'.
Dia memuji 'pekerjaan indah' para calon peraih Oscar namun mengatakan 'sakit hati' dengan kurangnya keragaman.
"Dalam beberapa hari mendatang kami akan melakukan pengkajian atas perekrutan keanggotakan kami untuk membawa keragaman yang dibutuhkan dalam angkatan 2016 dan sesudahnya," jelasnya.
Hal tersebut ditempuh setelah beredarnya pesan Instagram dari sutradara terkenal, Spike Lee, yang mengatakan 'tidak bisa mendukung' pemberian penghargaan 'bunga lili putih'.

Sumber gambar, Reuters
Sementara Pinkett Smith dalam pesan video di Facebook menyebutkan dia tidak akan menghadiri upacara pemberian Oscar yang akan berlangsung pada 28 Februari mendatang.
Anggota AMPAS, yang terdiri dari 6.300 orang dari industri film memiliki hak suara untuk menentukan nominasi Oscar setiap tahunnya.
"Ini hal yang sulit namun merupakan pembicaraan penting dan saatnya untuk perubahan besar," tambah Boone Isaacs.
Menurutnya mandat hari ini adalah melibatkan keragaman 'jenis kelamin, ras, etnis, mapun orientasi seksual'.
Dia juga berupaya untuk membuat acara pada 28 Februari mendatang lebih beragam dengan membawa pelawak Chris Rock sebagai pembawa acara utama.









