'Saya akan melindungimu', janji tentara AS kepada anak Muslim

Sumber gambar, AP
#TrenSosial: Cerita seorang ibu tentang anaknya yang ketakutan setelah mendengar pidato Donald Trump tentang larangan Muslim masuk negara itu memicu tagar #IWillProtectYou, Saya akan melindungimu, yang dimulai oleh seorang veteran.
Setelah bakal calon presiden Amerika Donald Trump mengatakan akan melarang Muslim masuk Amerika, Sofia Yassini, yang berusia delapan tahun, selalu mengunci rumah mereka di Texas dan lari ke kamarnya untuk mengepak barang kesayangannya.
Melissa Chance Yassini, ibu Sofia menulis melalui akun Facebooknya, "Kita sering lupa, kita mengibarkan perang satu sama lain dengan kata-kata. Kita orang dewasa, kita bisa menghadapinya. Anak-anak yang menderita karena ini. Mereka pergi ke sekolah setiap hari dan mereka takut untuk memberitahu orang bahwa mereka Muslim. Ini harus dihentikan."
Menenangkan anak

Sumber gambar, AP
Tulisan Melissa dibaca oleh seorang veteran Kerry Peek yang menulis, "Saya tidak bisa menggambarkan rasa keprihatinan saya...Hati saya tersayat menggambarkan bagaimana takutnya putri Anda tercinta."
Tagar #IWillProtectYou disinggung sekitar 17.000 kali di Twitter sampai Rabu (23/12).
Di awal tulisannya di Facebook, Melissa Yassini menulis, "Hari menyedihkan di Amerika karena saya harus menenangkan anak saya yang berusia delapan tahun yang mendengar seseorang dengan rambut kuning bernama Trump ingin mengusir keluar semua Muslim dari Amerika."
'Mereka aman di Amerika'

Sumber gambar, AP
"Ia mulai mengumpulkan barang-barang kesayangannya di satu tas untuk berjaga-jaga bila ada tentara yang datang untuk mengusir kami dari rumah. Ia memeriksa pintu rumah tiga empat kali. Ini adalah terorisme. Tidak ada seorang anak pun di Amerika yang pantas mengalami ini," tulis Melissa.
Tulisan Melissa segera menyebar dan Kerri Peek memulai tagar #IWillProtectYou dan meminta kepada tentara Amerika lain untuk memposting foto mereka.
"Unggah foto Anda dengan seragam (tentara) dengan tagar #IWillProtectYou agar anak-anak ini tahu bahwa kita tidak akan menyakiti mereka," tulis Peek di akun Facebooknya tanggal 17 Desember lalu.
"Mereka aman di Amerika. Dan kami akan melindungi warga seperti yang kami selalu lakukan," tambahnya.
Para tentara dan veteran Amerika segera menanggapi termasuk di antaranya Bryan dengan akun @bryanchasebrown yang menulis, "Tidak ada seorang pun yang takut untuk tinggal di satu negara karena keyakinan mereka," #Sofia #IWillProtectYou.
Akun lain atas nama @shannon_cregan menulis, "Setelah mendengar cerita seorang anak Muslim yang khawatir akan diusir dari rumah, hati saya sedih."
Tanggapan atas cuitan Shannon Cregan antara lain ditulis Roqaya yang menulis, "Orang seperti Anda yang membuat bangsa ini besar!" dan DK @DesireeSeattle, "Terima kasih atas jasamu."
Pernyataan Trump bahwa ia akan mengusir Muslim mendapatkan kecaman dari berbagai pihak dan juga <link type="page"><caption> disindir melalui berbagai guyonan di London</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/12/151210_trensosial_donaldtrump_fakta" platform="highweb"/></link>.









