Korea Selatan gunakan buku sejarah tunggal

Korea

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Sekelompok warga Korea Selatan menggelar protes menentang pemberlakuan buku sejarah tunggal.

Korea Selatan mengumumkan "rencana kontroversial" untuk mengganti berbagai buku sejarah yang berlaku saat ini dengan buku tunggal yang disetujui pemerintah.

Rencana itu diungkapkan oleh Kementerian Pendidikan Korea Selatan pada Senin (12/10).

Dikatakan satu-satunya buku teks sejarah mulai tahun ajaran baru 2017 untuk sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas adalah buku keluaran pemerintah.

Dewasa ini, sekolah menengah bisa memilih buku teks sejarah dari delapan buku yang dikeluarkan oleh pihak swasta. Buku-buku tersebut dikeluarkan enam tahun lalu.

Tetapi pemerintah berpendapat buku-buku tersebut terlalu condong ke kiri dalam penafsirannya mengenai peristiwa-peristiwa dalam sejarah.

Buku baru berjudul "Buku Teks Sejarah yang Benar" diperkirakan akan ditentang oleh partai-partai oposisi dan sebagian guru.

Sejumlah tokoh partai oposisi Aliansi Polituk Baru untuk Demokrasi hari Senin ini menggelar demonstrasi di Seoul untuk menyampaikan keberatan atas rencana pemerintah mengganti buku sejarah.

Sebelum berlaku buku yang diterbitkan swasta enam tahun lalu, pemerintah Korea Selatan mengendalikan penerbitan buku sejarah sejak 1974.