Protes 'budak seks' Jepang, seorang pria Korea Selatan bakar diri

Sumber gambar, epa
Seorang pria membakar diri sebagai protes terhadap Jepang terkait penggunaan perempuan Korea sebagai budak seks pada Perang Dunia II.
Protes ini sendiri berlangsung rutin setiap pekan di depan Kedutaan Besar Jepang di Seoul sebagai desakan agar Jepang mengakui dan meminta maaf terhadap hal tersebut.
Dilaporkan AP, sejak tahun 1992 pegiat Korea Selatan melakukan demonstrasi rutin menuntut pengakuan dan permintaan maaf.
Seperti dilaporkan kantor berita Yonhap, peristiwa itu terjadi Rabu (12/08) pukul 12.40 waktu setempat ketika pria berusia 81 tahun ini tiba-tiba membakar diri dalam demonstrasi rutin itu.
Orang-orang yang berada di sekitarnya bergegas berusaha memadamkan api.
Si pria kemudian dibawa ke rumah sakit Universitas Nasional Seoul untuk mendapakan perawatan.
Awalnya polisi menyatakan tidak ada luka yang gawat, namun kini kondisi pria tersebut dikabarkan memburuk.
Protes terhadap Jepang mengenai hal ini mengalami peningkatan karena tanggal 15 Agustus Korea Selatan akan merayakan 70 tahun berakhirnya pendudukan Jepang di negara itu.









