Jepang tidak cabut permintaan maaf

Sumber gambar, getty images
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan dia tidak akan mengubah permintaan maaf bersejarah Jepang tentang penggunaan budak seks di masa perang.
Hal ini ditegaskan setelah pemerintah <link type="page"><caption> Jepang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/jepang/" platform="highweb"/></link> mengumumkan akan melakukan peninjauan atas bukti-bukti bahwa militer Jepang memaksa wanita Asia bekerja di bordil mereka.
Abe menyatakan kesedihannya atas "penderitaan tidak terhingga" yang dialami para wanita tersebut dan mengatakan permintaan maaf tidak akan dicabut.
Namun <link type="page"><caption> Cina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/cina/" platform="highweb"/></link> dan Korea Selatan menuduh Jepang berusaha mengubah catatan sejarah.
Sekitar 200.000 perempuan, sebagian besar dari Korea, <link type="page"><caption> dipaksa menjadi 'budak sek'</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/03/140310_jepang_budak_seks.shtml" platform="highweb"/></link> tentara kerajaan Jepang pada tahun 1930-an dan 40-an.
Jepang sudah mengeluarkan Pernyataan Kono yang menawarkan permintaan maaf dan untuk pertamakalinya mengakui militer memainkan peran baik langsung maupun tidak langsung dalam pemaksaan rekrutmen wanita Asia.

Sumber gambar, ap
Kita harus merendah
Abe mengatakan kabinetnya mempertahankan kebijakan pemerintahan sebelumnya tentang masa lalu Jepang saat perang.
"Kita harus merendah dalam kaitannya dengan sejarah...tidak dipolitisir atau dijadikan masalah diplomatik," katanya.
Menteri Kabinet, <link type="page"><caption> Yoshihide Suga, menyampaikan pernyataan yang sama</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/03/140310_jepang_budak_seks.shtml" platform="highweb"/></link> hari Senin (10/03) tetapi mengisyaratkan fakta sejarah juga harus dipertimbangkan.
Sejumlah pejabat Jepang mengisyaratkan Pernyataan Kono adalah hasil perundingan dengan pemeritah <link type="page"><caption> Korea</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/korea/" platform="highweb"/></link> Selatan sebagai cara mengatasi kontroversi masalah budak seks masa Perang Dunia II.
Pertikaian tentang catatan agresi perang Jepang dan wilayah merusak hubungan negara itu dengan para tetangganya.









