Saham Asia turun di tengah aksi jual di AS dan Eropa

Bursa Tokyo

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasar saham di Tokyo dipengaruhi aksi jual di Amerika Serikat dan Eropa sehari sebelumnya.

Bursa-bursa di Asia mengalami penurunan tajam dalam perdagangan Selasa (29/09), didorong oleh aksi jual di Amerika dan Eropa serta prospek ekonomi yang tidak begitu menggembirakan.

Indeks Nikkei 225 di Tokyo turun 4,05% pada kedudukan 16.930,84. Penurunan ini adalah yang paling tajam selama delapan bulan terakhir.

Perekonomian Jepang kesulitan mengambil momentum setelah menciut di kuartal kedua.

Di Shanghai, Shanghai Composite turun 2% pada posisi 3.038,14.

Hasil survei tentang keuntungan di sektor industri di Cina yang dirilis Senin kemarin (28/09) juga menambah kekhawatiran investor tentang kondisi ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Kalangan investor menanti hasil survei manufaktur yang rencananya akan diumumkan Kamis ini. Data tersebut bisa digunakan untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang pelambatan ekonomi Cina.

Pencari kerja di Cina

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Jumlah pengangguran di Cina meningkat seiring dengan pelambatan ekonomi.

Indeks Hang Seng di Hong Kong mengalami penurunan 3% pada 20.556,60.

Adapun di Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 1,41% ke level 4.178,41, setelah ditutup di zona merah selama beberapa hari berturut-turut.