#TrenSosial: Duka atas kematian Yongki, gajah penengah konflik

Sumber gambar, AFP
Kematian gajah Sumatra yang sering diajak berpatroli menjaga hutan dengan gading yang diambil memicu kemarahan di media sosial.
Gajah jinak yang dinamakan Yongki ditemukan mati di kamp dekat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung, dengan gadingnya sepanjang satu meter dicabut.
Saat ditemukan, kaki Yongki masih dirantai yang memang dipasang petugas agar ia tidak pergi jauh dari kamp itu.
Ungkapan duka dan kemarahan atas kematian Yongki disinggung lebih dari 1.500 kali sampai Senin (21/09) di Twitter dengan tagar termasuk #RIPYongki, #NasibGajah dan #Elephant.
Akun atas nama Directory of Lampung @BandarLampung menulis, "Kematian Yongki (35) gajah jinak di Pos Pemerihan TNBBS sangat melukai, hanya utk mencuri gadingnya."
Duka untuk Yongki
"RIPYongki. Semoga cepat ketemu para pencuri gading gajah itu. Yongki, pahlawan di tiap konflik gajah dan manusia."

Sumber gambar, Facebook
Akun atas nama Angger Putranto menulis, "Yongki merupakan gajah senior yang berpengalaman dalam melarai konflik gajah dan manusia di Lampung #RIPYongki."

Sumber gambar, Twitter
Petugas TNBBS Timbul Batubara mengatakan kepada kantor berita AFP belum diketahui penyebab kematian Yongki.
Gajah jinak ini membantu patroli dengan ikut mengusir gajah-gajah liar masuk ke desa-desa.

Sumber gambar, Twitter
Kematian gajah akibat perburuan gading ini meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menurut organisasi lingkungan World Wide Fund.
Sejumlah organisasi melakukan berbagai upaya untuk menekan perburuan binatang yang dilindungi dan binatang liar <link type="page"><caption> termasuk dengan pendekatan agama.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/05/150508_satwa_fatwa_agama" platform="highweb"/></link>












