Pasar saham AS tunjukkan peningkatan besar

Bursa Dow Jones ditutup dengan peningkatan 3,97% pada 16.825,64

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Bursa Dow Jones ditutup dengan peningkatan 3,97% pada 16.825,64

Pasar saham di Wall Street ditutup pada angka yang menunjukkan peningkatan terbesar dalam empat tahun terakhir.

Pada Rabu (27/08) sore waktu setempat, bursa Dow Jones di Amerika Serikat ditutup dengan peningkatan 3,97% pada 16.285,64.

Angka tersebut amat mungkin didorong oleh komentar Kepala Federal Reserve cabang New York, William Dudley. Menurutnya, rencana penaikan suku bunga acuan dalam rapat The Fed 16-17 September mendatang ‘tampak kurang menarik’ dibandingkan beberapa pekan lalu.

“Perlambatan di Cina bisa menuntun…pada laju pertumbuhan ekonomi dunia yang lebih pelan dan menurunnya permintaan pada ekonomi AS,” ujar Dudley.

Tidak seperti di AS, pasar saham di Eropa memperlihatkan penurunan. Bursa FTSE 100 di London ditutup dengan penurunan 1,7%. Adapun bursa di Paris dan Frankfurt juga ditutup dengan penurunan masing-masing 1,4% dan 1,3%.

“Sampai September berlalu, saya pikir pasar akan terus naik-turun. Ada gerakan-gerakan yang terakhir kita lihat pada 2008,” ujar kepala analis pasar di CMC Markets.

Sebelumnya, <link type="page"><caption> saham-saham Cina terus anjlok meski bank sentral negara itu telah memangkas suku bunga</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150826_majalah_saham_asia" platform="highweb"/></link> demi meyakinkan para pelaku pasar.

Saat dibuka pada Rabu (26/08) pagi, pasar saham Shanghai menunjukkan penurunan 1% ke 2.934,27.

Situasi itu terjadi meski Bank Sentral Cina memangkas suku bunga sebesar 0,25% poin menjadi 4,6% sehari sebelumnya. Bank Sentral Cina juga memotong rasio syarat cadangan simpanan bank 0,5% poin.