Australia tetap terapkan pajak pembalut wanita

Sumber gambar, alamy
Negara bagian dan wilayah Australia memutuskan untuk tidak mencabut pajak yang tidak populer terkait produk kesehatan wanita.
Berbeda dengan produk seperti kondom dan krim tabir surya, produk kesehatan dikenakan pajak barang dan layanan (GST) sebesar 10% karena dianggap tidak terlalu diperlukan.
Petisi yang baru-baru ini diajukan <link type="page"><caption> menentang pajak tampon telah mendapatkan 90 ribu tanda tangan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150729_majalah_magsaysay" platform="highweb"/></link>, disamping perdebatan dan unjuk rasa yang menentangnya.
Tetapi rapat keuangan pada hari Jumat (21 Agustus) gagal untuk mencabutnya.
Semua pemerintahan negara bagian dan wilayah harus menyepakati perubahan terhadap GST.
Pejabat keuangan Joe Hockey berjanji akan membawa masalah pajak ini kepada bendahara negara.
Dia memandang tampon dan pembalut wanita adalah barang yang diperlukan.
Tetapi pencabutan pajak berarti akan terjadi penurunan penerimaan pajak paling tidak sebesar US$22 juta per tahun.
Para pejabat keuangan sepakat memperluas GST dengan memasukkan semua pembelian barang dan layanan di internet ke Australia dari luar negeri mulai tanggal 1 Juli 2017.











