Peretas situs untuk selingkuh bocorkan data pengguna

Ashley Madison

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Situs Ashley Madison menyediakan layanan untuk selingkuh kepada orang yang sudah menikah

Data pelanggan yang dicuri dari Ashley Madison, sebuah situs kencan untuk orang-orang yang sudah menikah yang ingin selingkuh, dikabarkan telah dipublikasi.

Data tersebut dilaporkan telah dipublikasi pada server gelap (dark net) yang berarti data tersebut hanya dapat diakses melalui browser yang sudah dienkripsi.

BBC tidak mengakses data tersebut dan tidak dapat memverifikasi keasliannya.

Para peretas bulan lalu mencuri data pengguna situs Ashley Madison dan mengancam akan mempublikasinya kecuali jika situs tersebut ditutup.

Situs teknologi Wired mengatakan data sebesar 9,7 gigabyte telah diunggah, dan data tersebut tampak merupakan rekening bank para pengguna dan rincian kartu kredit.

Para peretas, yang menyebut diri mereka Impact Team mengatakan mereka berhasil mencuri nama asli dan alamat pengguna situs itu, termasuk mereka yang sebelumnya telah membayar untuk "menghapus" akun mereka.

Sebagian kecil data dari situs yang memiliki slogan 'Hidup ini pendek, berselingkuhlah', tersebut sudah bocor pada <link type="page"><caption> bulan Juli</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150720_majalah_kencan" platform="highweb"/></link>.