Skotlandia minta pengalihan hak atas hukum aborsi

Banyak anggota parlemen menolak jika ketetapan aborsi dialihkan ke parlemen Skotlandia
Keterangan gambar, Banyak anggota parlemen menolak jika ketetapan aborsi dialihkan ke parlemen Skotlandia

Parlemen Inggris membahas upaya agar kewenangan tentang hukum aborsi dialihkan dari parlemen Inggris Raya ke parlemen Skotlandia

Perubahan ini merupakan satu dari sejumlah usulan alih kewenangan kepada Holyrood --parlemen Skotlandia, termasuk perpajakan, pajak pertambahan nilai, dan tunjangan kesejahteraan.

Hal ini akan dibicarakan pada hari keempat dan hari terakhir, dalam pembahasan sangat rinci pada Undang-undang Skotlandia secara umum.

Sejumlah menteri Inggris menujukkan penolakan pada amandemen UU ini.

Perdebatan panas

Suatu kaukus anggota parlemen lintas partai, mengusulkan agar aturan mengenai aborsi, termasuk embriologi --pembuahan dan surogasi --menggunakan rahim untuk mengandung bayi ibu lain-- seharusnya juga dialihkan ke Holyrood.

Upaya ini tampaknya akan mendapat tentangan keras dari sejumlah kekuatan di parlemen.

"Hal ini kemungkinan besar akan memunculkan perdebatan panas, dan bisa jadi tidak akan mendapat persetujuan di tingkat kementerian", ujar Tim Reid koresponden politik BBC Skotlandia.

Partai Buruh Skotlandia juga mengatakan akan menentang upaya itu dan justru akan mengusulkan suatu "pendekatan yang konsisten, dan berlaku di seluruh Inggris Raya" terkait hukum tentang aborsi, guna memastikan hak perempuan untuk memilih ditentukan oleh "pertimbangan kesehatan yang matang" dan bukan karena suatu "garis pada peta".