Korsel gelar nikah masal bagi pembelot Korut

Mengucap janji: Acara itu diadakan di Olympic Park di Seoul

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Mengucap janji: Acara itu diadakan di Olympic Park di Seoul

Sebuah pernikahan masal diadakan di Seoul Korea Selatan bagi pembelot Korea Utara.

Seratus pasangan terpilih untuk ikut serta dalam acara di Olympic Park di ibukota Korea Selatan pada Selasa, lapor Channel News Asia.

Sekitar 60 dari pasangan baru itu menikahi warga Korea Utara lainnya, 10 dengan warga Korea Selatan, dan sisanya menikah dengan pasangan dari kebangsaan berbeda.

Pasangan yang berusia dari 20 hingga 60 tahun itu dinikahkan oleh menteri unifikasi Korea Selatan, Hong Yong-pyo, yang mengatakan mereka membangun landasan untuk persatuan Korea.

Salah seorang mempelai perempuan menggambarkan acara itu sebagai “luar biasa”, dan menambahkan bahwa tidak gampang untuk menemukan orang yang tepat.

“Saya dari Korea Utara dan pasangan saya dari Korea Selatan".

Bukan hanya bahasanya saja yang berbeda, budayanya pun berbeda,” katanya kepada stasiun televisi itu. “Saya pikir ini sangat baik kita bisa hidup bersama dengan mengatasi perbedayaan budaya dan saling pengertian dan menghormati satu sama lain.”

Pernikahan itu diselenggarakan oleh pemerintah serta sebuah organisasi non-pemerintah untuk membantu para pembelot yang tidak mampu membayar biaya pernikahan, menurut situs Chosun Ilbo.

Mereka yang melarikan diri dari Korut sering mengalami tantangan emosional serta kesulitan ekonomi. Sebuah survey 1.700 pembelot awal tahun ini menemukan bahwa setengah dari mereka menderita depresi atau kegelisahan.

Seorang mempelai Korut mengatakan dia dan suaminya menghadapi perbedaan budaya

Sumber gambar, CHANNEL NEWS ASIA

Keterangan gambar, Seorang mempelai Korut mengatakan dia dan suaminya menghadapi perbedaan budaya