Tagar, kata paling populer di kalangan anak-anak

anak

Sumber gambar, thinkstock

Keterangan gambar, Anak-anak sering menggunakan # untuk menambahkan kesan dramatis atau komentar.

Hashtag atau tagar dinyatakan sebagai 'kata anak-anak tahun ini', seperti dinyatakan penerbit Oxford University Press (OUP).

Penerbit bergengsi itu menganalisa lebih 120.421 cerita pendek karangan anak-anak dan remaha umur lima sampai 13 tahun, yang ikut serta perlombaan '500 Kata BBC'.

Menurut OUP, teknologi baru semakin menjadi inti kehidupan anak-anak sementara cara mereka menulis juga mengalami perubahan yang cepat.

Kata-kata seperti email, telepon genggam, dan Facebook mengalami penurunan pemakaian dengan digantikan oleh Instagram, Snapchat, dan emoji.

Sementara kata televisi sekarang ini telah dikalahkan oleh telepon, lapor wartawan BBC David Sillito.

Laporan OPU juga mengungkapkan munculnya sejumlah 'kata pendatang baru' lain dalam kalimat-kalimat yang digunakan anak-anak di Inggris.

Penggunaan simbol <link type="page"><caption> tagar # untuk memberikan arti tambahan atau komentar di akhir kalimat menjadi suatu kebiasaan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/09/140929_twitter_tagar_sby" platform="highweb"/></link>. #IblameTwitter #AndInstagram.

Vineeta Gupta dari Oxford University Press mengatakan," Ini adalah perubahan yang berarti terkait penggunaan (tagar) di tahun ini, 2015."

"Anak-anak memperluas penggunaannya (#) dari sebuah awalan sederhana atau dari istilah pencari untuk Twitter sehingga menjadi alat editorial untuk menambahkan kesan dramatis atau komentar."

Kata-kata lain yang termasuk daftar terancam punah adalah iPod, mp3, dan Blackberry, yang digantikan dengan iPhone, app, chat, WhatsApp dan situs pengiriman pesan ooVoo.m, serta #keepup