Cina, Brasil, Peru akan membangun jalur kereta api di Amazon

Apabila proyek pembangunan jalur kereta api ini selesai, maka panjang jalurnya akan mencapai 5,300km dan akan merambah sebagian hutan hujan Amazon.

Sumber gambar, ROEL BRIENEN

Keterangan gambar, Apabila proyek pembangunan jalur kereta api ini selesai, maka panjang jalurnya akan mencapai 5,300km dan akan merambah sebagian hutan hujan Amazon.

Cina menyiapkan skema pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan bagian barat dan timur Amerika Selatan dan diperkirakan akan melewati sebagian hutan Amazon.

Skema ini akan menghubungkan pantai Pasifik di Peru dengan pantai Atlantik di wilayah Brasil.

Keputusan itu muncul setelah pembicaraan antara Perdana Menteri China Li Keqiang dan Presiden Peru Ollanta Humala.

Apabila proyek pembangunan jalur kereta api ini selesai, maka panjang jalurnya akan mencapai 5,300km.

Namun skema proyek ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada keberadaan masyarakat adat di pedalaman hutan Amazon.

Brazil, Cina dan Peru saat ini akan memulai studi kelayakan pembangunan rel kereta api tersebut.

Presiden Cina Li Keqiang akan menandatangani perjanjian kerjasama serupa dengan Brasil pada awal pekan ini, sebagai bagian dari tur Amerika Latin.

Dikhawatirkan merusak masyarakat adat

Jalur kereta api ini akan "mengkonsolidasi posisi geopolitik Peru sebagai pintu gerbang ke Amerika Selatan," kata Presiden Peru, Humala.

Dan bagi Cina, proyek ini akan mengurangi biaya pengiriman bahan baku dan produk pertanian dari benua tersebut.

Proyek pembangunan jalur kereta api di Amerika Selatan ini dikhawatirkan berdampak pada keberadaan masyarakt adat di pedalaman hutan Amazon.

Sumber gambar, Gustavo Oliveira

Keterangan gambar, Proyek pembangunan jalur kereta api di Amerika Selatan ini dikhawatirkan berdampak pada keberadaan masyarakt adat di pedalaman hutan Amazon.

Tapi proyek ini sejak awal dikhawatirkan kemungkinan akan menghancurkan bagian tidak tersentuh dari hutan hujan Amazon, dan mempengaruhi keberadaan ratusan masyarakat adat setempat.

PresidenLi berusaha meredakan kekhawatiran tersebut, dengan mengatakan "untuk membuat infrastruktur, kita perlu melindungi lingkungan" dalam kesepakatan kerjasama dengan Presiden Peru Humala, seperti dilaporkan Kantor berita AFP.

Proyek ini diperkirakan akan memakan biaya hingga $ 10miliar atau sekitar £ 6,5milyar.

Rute jalur kereta ini masih sedang diperiksa, tapi akan mulai dari pelabuhan raksasa Acu di Brasil dan berakhir di pelabuhan Peru.