Saham Apple dinilai Carl Ichan 'terlalu rendah'

Apple

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Carl Icahn berpendapat Apple akan 'mendominasi' dua pasar baru, yaitu televisi dan mobil,

Miliuner, investor, dan pegiat keuangan Carl Icahn mengirim surat terbuka kepada Presiden Eksekutif Apple, Tim Cook, yang mengatakan saham-saham perusahaan itu 'masih tetap dinilai terlalu rendah'.

Dia berpendapat satu saham Apple mestinya dihargai US$240 atau sekitar Rp3 juta, hampir dua kali lipat dari nilai perdagangan saat ini pada tingkat US$130.

Bulan Oktober lalu, Icahn mengatakan bahwa harga saham Apple rendah karena mestinya bernilai US$203 dan sejak saat itu nilainya meningkat sampai 25%.

"Menjadi keyakinan saya bahwa investor besar, para pengamat Wall Street, dan media terus keliru memahami Apple," kata Ichan dalam surat terbukanya.

Icahn menambahkan Apple akan 'mendominasi' dua pasar baru, yaitu televisi dan mobil, yang menurutnya tampak diabaikan oleh para investor.

Apple Watch

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Apple dilaporkan meraih keuntungan US$13,6 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2015.

Perhitungan Icahn adalah perusahaan akan memberikan keuntungan US$12 per saham pada tahun 2016 dengan nilai perusahaan sebesar 18 kali dari pendapatannya.

Dia sendiri memiliki sekitar 53 juta saham Apple atau tak sampai 1% dari total saham.

Bulan lalu Apple mengatakan akan merombak program pembelian sahamnya dengan mengembalikan dana sebesar US$200 miliar kepada para investor, naik dari US$130 miliar.

Raksasa komputer ini dilaporkan meraih keuntungan US$13,6 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2015 yang berarti meningkat 33%, sementara pemasukan meningkat 17%.