Kalla minta lebih banyak investor Inggris ke Indonesia

Wakil Presiden Jusuf Kalla
Keterangan gambar, Salah satu yang ditawarkan Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah investasi dalam pembangunan prasarana.

Di hadapan sekitar 70-an pengusaha Inggris, Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla, menjelaskan 250 juta rakyat Indonesia sebagai salah satu daya tarik untuk investasi dengan jumlah kelas menengah yang meningkat.

Salah satu yang terbuka, menurut Kalla, adalah pembangunan prasarana yang diperlukan untuk membangun perekonomian Indonesia.

"Kami membutuhkan prasarana yang lebih banyak untuk membangun industri dan pertanian. Itulah yang antara lain kami butuhkan," jelas Kalla dalam jamuan makan siang, Kamis 14 Mei, di Asia House, lembaga yang mempromosikan hubungan ekonomi antara Inggris dan Asia.

Dalam kesempatan itu Kalla juga menjelaskan bahwa Indonesia sudah mencabut subsidi bahan bakar untuk dialihkan kepada pembangunan prasarana.

Saat ini Inggris merupakan mitra ekonomi kelima terbesar di Indonesia, dengan beberapa perusahaan raksasa Inggris beroperasi di Indonesia, seperti BP, Standard Chartered Bank, maupun HSBC.

"Tentu saya harapkan lebih banyak lagi karena investasi di Inggris ini bervariasi, baik itu energi, minyak dan gas, pertanian. Amat beragam," jelas Kalla.

Bertemu Pangeran Andrew

Wapres juga melakukan pembicaraan singkat dengan Menteri Negara Perdagangan dan Investasi Inggris, Francis Maude.
Keterangan gambar, Wapres juga melakukan pembicaraan singkat dengan Menteri Negara Perdagangan dan Investasi Inggris, Francis Maude.

Ditambahkan bahwa sasaran pertumbungan ekonomi Indonesia sebesar 7% yang akan dicapai dalam dua tahun mendatang.

Selain mengungkapkan peluang ekonomi di Indonesia, Wakil Presiden juga menjelaskan bahwa sebagai negara dengan mayoritas Islam, Indonesa merupakan negara yang toleran.

Usai jamuan makan siang, Kalla melakukan pembicaraan singkat dengan Menteri Negara Perdagangan dan Investasi Inggris yang baru, Francis Maude.

Selama kunjungan di London, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga bertemu dengan Pangeran Andrew, dan Jumat 15 Mei akan menghadiri forum kokoa dunia serta berkunjung ke Festival Asia yang menampilkan paviliun Indonesia.