#TrenSosial: Cerita Jannah yang bantu wartawan non-Muslim

Sumber gambar, SINAR ONLINE
Kisah Jannah yang membantu wartawan non-Muslim saat meliput penurunan salib di Taman Medan, Petaling Jaya, mendapat dukungan besar dari masyarakat setempat.
Cerita bantuan Jannah ini diungkapkan wartawan The Star Nicholas Cheng melalui akun Facebooknya saat sama-sama meliput protes pemasangan salib <link type="page"><caption> di gereja Taman Medan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150421_trensosial_salip_tamanmedan" platform="highweb"/></link> hari Minggu (19/04) lalu.
Nicholas menulis dalam akun Facebooknya, "Saya harus akui, saya sangat takut. Namun Jannah datang. Saya tidak pernah bertemu dengannya dan dia mengatakan kamu harus bersama saya. Jangan jalan sendiri."
"Saya mungkin akan dipukuli atau lebih buruk dari itu bila tidak dibantu dia."
"Cerita ini dibicarakan di FB dan Twitter karena menunjukkan Malaysia yang kita tinggali. Intoleran, tidak punya perasaan dan terkadang tidak bisa ditinggali."

Sumber gambar, Jannah
"Namun ada permata seperti Jannah yang mengingatkan saya mengapa Malaysia adalah tempat yang indah...Di manapun kamu, Jannah, terima kasih!"
Nicholas sendiri sudah bertemu dengan Jannah kembali untuk kembali menceritakan tentang insiden itu.
"Saya senang, saya tidak sendiri (waktu meliput)," kata Nicholas kepada BBC Indonesia.
Sementara itu Jannah yang memiliki nama asli Janatul Firdaus Yaacob, 29, mengatakan dia ingin melindungi rekan sesama wartawan itu.
Dalam peliputan itu, Nicholas dikecam para pemrotes saat bertanya tentang penurunan salib itu dan Jannah mengatakan ia khawatir atas keselamatannya.
Terima kasih Jannah, Muslim yang sebenarnya
"Saya ingin melindungi dia, sebagai wartawan...Saya takut dia diapa-apakan. Dia tak patut mengalami hal itu...Bayangkan kalau kita dalam keadaan seperti dia," kata Jannah kepada BBC Indonesia.

Sumber gambar, Jannah
Sejumlah komentar di media sosial antara lain menyebut tindakan Jannah sebagai Muslim yang sebenarnya.
"Muslim yang sebenar. Bravo," kata akun Jason Yap seperti dikutip Sinar Harian sementara Stephanie Ng menulis, "Semoga Tuhan merahmati anda Jannah. Dan saya berterima kasih kepada Anda."
"Muda dan matang, bertamadun dan (tindakan) menggambarkan Islam dari kumpulan (penunjuk perasaan) tersebut. Mereka patut malu. Terima kasih Jannah," kata Suan Yee.
Jannah mengatakan para pemrotes tidak bereaksi atas tindakannya membantu Nicholas.













