Indung telur Angelina Jolie diangkat untuk cegah kanker

Sumber gambar, Reuters
Bintang terkenal Hollywood, Angelina Jolie, sudah menjalani operasi pengangkatan indung telur dan tuba fallopian sebagai upaya untuk mencegah kanker.
Di New York Times, Jolie menulis bahwa dia memutuskan untuk melalukan operasi tersebut karena memiliki gen yang membuatnya memiliki risiko 50% terkena kanker rahim.
Dua tahun lalu Jolie -yang ibunya meninggal karena kanker- <link type="page"><caption> melakukan masektomi ganda untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/05/130514_hiburan_jolie_masektomi" platform="highweb"/></link>
"Tidak mudah mengambil keputusan ini. Namun mungkin untuk mengendalikan dan menangani masalah kesehatan apa pun."
Tulisannya diberi judul Angelina Jolie Pitt: Diary of Surgery atau Angelina Jolie Pitt: Catatan Harian Operasi dan bercerita tentang prosedur operasi yang baru dijalaninya itu.

Sumber gambar, Reuters
"Operasi yang kurang rumit dibanding masektomi namun dampaknya lebih buruk. Membuat seorang perempuan terpaksa memasuki menopause."
Jolie -yang juga menjabat Direktur dan utusan khusus badan PBB untuk pengungsi, UNHCR- kini akan melakukan terapi hormon pengganti.
Dia memutuskan agar indung telur dan tuba fallopian diangkat setelah pemeriksaan kesehatan memperlihatkannya bersih dari tahap awal pengembangan kanker rahim namun tetap memiliki risiko menderita penyakit yang juga menyebabkan kematian nenek dan bibinya.
"Dokter saya mengindikasikan saya sebaiknya menjalani operasi pencegahan sekitar 10 tahun lalu, sebelum serangan kanker awal di keluarga garis perempuan saya," tulisnya.









