One Direction diminta bayar jaminan di Filipina

Sumber gambar, epa
Pihak berwenang Filipina memerintahkan kepada dua anggota kelompok penyanyi pop One Direction membayar jaminan tunai sebelum mereka diizinkan pentas akhir pekan ini.
Dua anggota band, Zayn Malik dan Louis Tomlinson diperintahkan membayar uang jaminan masing-masing US$4.470 sebelum izin kerjanya bisa dikeluarkan.
"Syarat ini dimaksudkan untuk melindungi kepentingan umum bila anggota band melakukan pelanggaran selama berada di Filipina," kata juru bicara Biro Imigrasi, Elaine Tan, Kamis (19/03).
Ia menambahkan band tersebut akan dilarang pentas apabila produser gagal menyerahkan uang jaminan sebelum konser.
Menurut Tan, uang jaminan tidak akan dikembalikan bila anggota band melakukan pelanggaran.
Kelompok antinarkoba sebelumnya menyerukan kepada pihak berwenang agar mempertimbangkan masak-masak pemberian izin One Direction menyusul video yang beredar di internet.
Dalam video yang muncul tahun lalu, tampak Malik dan Tomlinson diduga menghisap mariyuana ketika mengadakan tur di Peru.
<link type="page"><caption> One Direction</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/search/?q=one%20direction" platform="highweb"/></link> saat ini sedang mengadakan tur "On The Road Again Tour." Kelompok ini dijadwalkan akan manggung di Manila pada 21 dan 22 Maret sebelum menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 Maret.









