Pesawat bertenaga surya tiba di India

Solar Impulse-2 memakai lampu LED pada bagian sayap ketika mendarat di Ahmedabad, India.

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Solar Impulse-2 memakai lampu LED pada bagian sayap ketika mendarat di Ahmedabad, India.

Pesawat bertenaga surya Solar Impulse-2 tiba di India dalam upaya pemecahan rekor keliling dunia.

Pesawat tanpa bahan bakar fosil itu mampu menyelesaikan tahap kedua dengan mulus. Bertrand Piccard, pilot pesawat tersebut, mendaratkan Solar Impulse-2 di Ahmedabad setelah menempuh perjalanan selama 15 jam dari ibu kota Oman, Muscat.

Solar Impulse-2 mengandalkan panel surya pada bagian atas sayap untuk memberi tenaga pada baling-baling.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Solar Impulse-2 mengandalkan panel surya pada bagian atas sayap untuk memberi tenaga pada baling-baling.

Karena tiba pada malam hari, pesawat yang memiliki rentang sayap 72 meter dan berbobot 2,3 ton itu mengandalkan lampu LED pada bagian sayap sebagai penerangan.

Pada tahap selanjutnya, Piccard dan rekannya, Andre Borschberg, akan menerbangkan Solar Impulse-2 ke Varanasi di bagian utara India. Namun, pesawat itu baru akan mengangkasa empat hari lagi karena adanya pengecekan teknis dan persiapan.

Bertrand Piccard (kiri) dan Andre Borschberg (kanan) akan bergantian menjadi pilot Solar Impulse-2

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Bertrand Piccard (kiri) dan Andre Borschberg (kanan) akan bergantian menjadi pilot Solar Impulse-2

Guna memecahkan rekor sebagai pesawat bertenaga surya pertama yang mampu memutari jagat, Solar Impulse-2 harus menyelesaikan 12 tahap perjalanan. Sejauh ini, baru dua tahap yang terlaksana setelah pesawat itu <link type="page"><caption> lepas landas dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/03/150309_iptek_pesawat_surya" platform="highweb"/></link>.

Tantangan terbesar yang bakal dihadapi Borschberg dan Piccard adalah ketika mereka harus menyeberangi Samudera Pasifik dan Samudera Atlantik