#TrenSosial: Tikus dan vas, olok-olokan korupsi di Vietnam

tikus dan vas

Sumber gambar, FACEBOOK

Keterangan gambar, Olok-olokan korupsi dengan gambar tikus dan vas ini muncul menyusul pernyataan sekretaris partai komunis Vietnam.

Gambar tikus dan vas digunakan sebagai bahan olok-olok untuk menggambarkan upaya memberantas korupsi di Vietnam.

Sindiran ini muncul baru-baru ini di media sosial setelah sekretaris partai komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong mengatakan "melempar sesuatu ke tikus tidak boleh memecahkan vas".

Nguyen mengacu pada upaya pemberantasan korupsi, yang diibaratkan dengan tikus, dan vas ia ibaratkan sebagai stabilitas rezim.

Komentarnya ini menjadi subjek olok-olok di media sosial, kata Hung Nguyen, dari BBC Vietnam.

Salah satu komentar di Facebook BBC Vietnam antara lain dari Dinh Tien Hoang yang mengatakan, "menyerang tikus tanpa memecahkan vas sulit karena tikus bersembunyi di dalam vas."

Komentar lain dari Nguyen Nguyen yang menulis, "tikus di Vietnam lebih besar dari vas namun tidak ada yang berani membunuh."

Sementara Trinh Nguyen mengatakan,"kita tidak bisa membunuh tikus karena binatang ini hanya bisa saling berkelahi sampai mati atau kita hanya dapat duduk dan menonton sampai mereka makan terlalu banyak dan mati."

Berbagai komentar ini di Facebook ini muncul menjawab pertanyaan tentang apa yang menjadi simbol korupsi di negara itu.

Di Indonesia, <link type="page"><caption> simbol cicak dan buaya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/01/150126_trensosial_simbolkorupsi" platform="highweb"/></link> kembali muncul untuk menggambarkan ketegangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri.