Korean Air minta maaf soal 'kasus kacang'

Korean Air

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Korean Air meminta atas 'insiden kacang' yang membuat penerbangan terlambat 20 menit.

Maskapai penerbangan Korean Air meminta maaf terkait insiden pengusiran pramugari oleh anak bos perusahaan tersebut gara-gara kacang.

Pesawat Korean Air baru saja meninggalkan <italic>gate</italic> di bandar udara John F. Kennedy di New York, Jumat (05/12) pekan lalu, ketika salah seorang penumpang, Heather Chow, yang kebetulan anak direktur Korean Air, <link type="page"><caption> tidak senang dengan pelayanan pramugari</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141208_pramugari_kacang_korea" platform="highweb"/></link>.

Oleh pramugari, Cho -yang juga menjabat sebagai wakil presiden Korean Air- disuguhi kacang dalam paket kecil, bukan di atas piring.

Cho dilaporkan tidak senang dan lantas meminta kapten memutar pesawat kembali ke gate dan memerintahkan agar pramugari tersebut diturunkan.

Akibatnya pesawat dengan tujuan Incheon, Korea, ini mengalami keterlambatan selama 20 menit.

Korean Air meminta maaf karena penerbangan ini membuat para penumpang menjadi tidak nyaman.

Tapi perusahaan juga mengkritik awak pesawat karena "tidak menjawab secara jujur atau mencari-cari alasan" ketika ditanya soal tata cara menyajikan makanan kepada para penumpang.

Kementerian Perhubungan Korea Selatan tengah melakukan penyelidikan atas insiden ini untuk mengetahui apakah tindakan Heather Cho melanggar undang-undang penerbangan.