Australia dan Cina teken kesepakatan dagang penting

Abbot dan Xi Jinping

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Presiden Xi Jinping berada di Australia untuk kunjungan kenegaraan setelah KTT G20.

Cina dan Australia telah menandatangani kerangka kesepakatan perdagangan bebas setelah negosiasi selama satu dekade.

Pemerintah Australia mengatakan kerangka kesepakatan ini akan membuka pasar bernilai miliaran dolar.

Tercakup di dalam kesepakatan adalah akses tarif gratis bagi peternak sapi, produsen minuman anggur dan sektor-sektor lain Australia ke pasar Cina yang besar.

Akses itu akan dibuka dalam tempo beberapa tahun mendatang.

Sementara itu Cina menginginkan akses lebih besar untuk proyek-proyek investasi.

Sejumlah pembatasan bagi investasi Cina di Australia akan dilonggarkan.

Perdana Menteri Tony Abbott menyebut kesepakatan itu sebagai kesempatan paling menyeluruh yang dicapai Cina.

Disebutkan perjanjian dagang ini akan memberikan keuntungan-keuntungan lebih dibanding negara-negara saingan dari Uni Eropa dab Amerika Serikat.

Kerangka kesepakatan ditandatangani oleh para menteri kedua negara selama kunjungan kenegaraan Presiden Cina Xi Jinping ke Australia, Senin (17/11).

Kunjungan kenegaraan diadakan setelah Presiden Xi Jinping menghadiri<link type="page"><caption> KTT G20</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/search/?q=g20" platform="highweb"/></link> di Brisbane.

Kerangka perjanjian akan ditinjau dari sisi hukum dan selanjutnya kesepakatan akan resmi ditandatangani pada 2015.