Kesepakatan India-AS membuka perdagangan global

Sumber gambar, Reuters
India dan Amerika Serikat berhasil menyelesaikan perbedaan dalam keamanan pangan yang membuka jalan untuk kesepakatan dagang.
Prospek untuk perdagangan global terhambat dalam pertempuan Organisasi Perdagangan Dunia, WTO, di Bali tahun lalu, walau secara prinsip dicapai <link type="page"><caption> kesepakatan untuk meningkatkan perdagangan. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/12/131207_bisnis_wto_bali" platform="highweb"/></link>
Salah satu yang menjadi hambatan adalah posisi India yang antara lan <link type="page"><caption> tidak mau mengalah pada peraturan yang menyangkut subsidi pangan,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/12/131204_wto_paket_india" platform="highweb"/></link> untuk mendukung program keamanan pangan dalam <link type="page"><caption> menjamin distribusi pangan ke kaum miskin. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130703_india_pangan_miskin" platform="highweb"/></link>
Dengan terpecahkannya masalah ini maka rencana perdagangan global mulai pertengahan tahun 2015 semakin dekat.
Terobosan antara India dan Amerika Serikat ini tercapai dalam pertemuan puncak kedua negara, ketika Perdana Menteri India, Narendra Modi, berkunjung ke Amerika Serikat, bulan September.

Sumber gambar, AFP
Para pengamat memperkirakan perdagangan global bisa meninkatkan perekonomian dunia sampai US$1 triliun.
Duta Perdagangan Amerika Serikat, Michael Froman, mengatakan bahwa dengan dicapainya terobosan dengan India maka tugas berikutnya adalah bekerja dengan anggota-anggota WTO dan Dirjen WTO, Roberto Azevedo.
Pernyataan itu menambahkan Delhi dan Washington juga sepakat bahwa program keamanan pangan India tidak akan digugat berdasarkan peraturan WTO sampai tercapainya penyelesaian menyeluruh.









