Kru Top Gear diusir dari Argentina

Pembawa acara Top Gear Jeremy Clarkson mengklaim dia diusir dari Argentina oleh pejabat negara setelah dilempari dengan batu.
Clarkson mengatakan dalam akun Tweeternya bahwa "ribuan" warga setempat mendatangi tim Top Gear dan memprotes plat nomor mobil yang tampak merujuk pada perang kepulauan Falkland tahun 1982 antara Argentina dan Inggris Raya.
Sebuah Porsche yang digunakan dalam proses pengambilan gambar Top Gear memiliki plat bertuliskan H982 FKL.
Clarkson dan tim Top Gear berada di Amerika Selatan untuk edisi khusus Top Gear.
Dalam perjalanannya kembali ke Inggris <link type="page"><caption> Clarkson</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/05/140502_majalah_jeremy_clarkson" platform="highweb"/></link> mengirim tweet: "Nomor plat tersebut sebuah ketidak sengajaan. Ketika hal tersebut diberi tahukan kepada kami, kami mengubahnya."
"Ribuan orang mengejar kru hingga ke perbatasan. Seseorang bisa saja terbunuh."
Dia menambahkan: "Ini bukan lelucon yang menjadi kacau. Kali ini, kami tidak melakukan kesalahan."
Clarkson mengatakan kepada surat kabar The Sun dimana ia adalah seorang kontributor: "Kami tidak tahu apa-apa tentang plat nomor tersebut, itu hanya kebetulan yang luar biasa. Saya bersumpah atas hidup anak-anak saya."
"Ketika kami menyadari orang-orang di Twitter marah karena plat nomor kami, kami menggantinya. Tapi mereka masih menyerang kami sehingga kami meninggalkan hotel kami di Ushuaia.
"Massa berada di luar hotel dan mengelilingi kami. Pejabat Argentina pun datang dan memerintahkan kami untuk meninggalkan Argentina."
Ini bukan pertama kalinya acara tersebut menuai kontroversi. Bulan Juli lalu<italic> Top Gear</italic> juga dianggap melanggar aturan penyiaran setelah Jeremy Clarkson membuat <link type="page"><caption> cercaan rasis di Myanmar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/07/140728_majalah_lain_top_gear" platform="highweb"/></link>.









