Gara-gara satu kata, pameran seni Cina nyaris batal

Sumber gambar, ap
Pameran karya seni penting Cina di Museum Nasional Tokyo Jepang nyaris dibatalkan karena dihilangkannya satu kata dari poster iklan acara tersebut.
Obyek seni dari koleksi yang sebelumnya ditaruh di Kota Terlarang di Beijing tersebut dipinjamkan Museum Nasional Istana Taipei ke Jepang.
Tetapi pemerintah Taiwan mengancam akan membatalkan pameran karena kurator Jepang tidak mencantumkan kata "nasional" dari nama museum.
Taiwan hanya diakui beberapa negara kecil dan Taipei sangat peka terkait dengan statusnya ini.
Minggu lalu, ibu negara Christine Chou membatalkan kunjungan ke Tokyo terkait dengan pameran tersebut.
Pameran seni ini terselamatkan setelah kata yang dipermasalahkan tersebut kembali dicantumkan.
Direktur Museum Nasional Istana Taipei, Feng Ming-chu menerima permintaan maaf kurator museum Tokyo Hari Senin (23/06).
"Saya percaya pernyataan ini cukup untuk memulihkan dukungan positif warga Taiwan terhadap Jepang," kata Feng seperti dikutip kantor berita Associated Press.
Museum Nasional Istana Taipei berisi berbagai obyek yang dibawa ke Taiwan ketika kelompok Nasionalis melarikan diri ke pulau tersebut dari Cina daratan saat perang saudara tahun 1949.
<link type="page"><caption> Cina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140615_cina_paracel.shtml" platform="highweb"/></link> menyatakan Taiwan sebagai wilayahnya.









