Dibatalkan pameran patung Gormley di Hong Kong

Sumber gambar, Getty
Pameran patung manusia karya pematung Inggris, Antony Gormley, di atap-atap gedung Hong Kong dibatalkan setelah seorang karyawan bank bunuh diri.
Diberi judul Event Horizon, pameran ini sudah berkeliling ke London, New York, dan Sao Paulo sebelum digelar di Hong Kong.
Namun bank investasi global JP Morgan meminta pihak sponsor mundur dari pameran itu setelah seorang karyawannya bunuh diri dengan melompat dari salah satu gedung.
Koran The Art melaporkan perusahaan properti Hong Kong Land sudah menarik dukungan atas pameran yang aman menempatkan 31 patung karya Gormley di atap sejumlah gedung di Hong Kong.
Dalam pernyataan email kepada BBC, perusahaan properti tersebut mengatakan sponsor mereka didasarkan pada berbagai kondisi dan kriteria yang bisa berubah. Mereka tidak bersedia memberikan komentar atas kasus per kasus.
Sementara JP Morgan tidak menanggapi pertanyaan yang diajukan BBC.
Harapan Gromley
Karywan yang bunuh diri itu, Li Junjie, sempat difoto sedang berdiri di ujung atap kantor JP Morgan di Hong Kong sebelum melompat.
Bagaimanapun dalam pernyataannya, Antony Gormley tetap mengharapkan dia masih bisa memamerkan karya patung manusia di kota itu.

Sumber gambar, Getty
"Kami akan terus bekerja dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk membawa Event Horizon ke Hong Kong," tulisnya kepada BBC.
Event Horizon pertama kali dipamerkan di atas atap gedung-gedung di London pada tahun 2007, yang menurut Gormley ingin mengkaji hubungan manusia dengan ruang di perkotaan.
Saat pertama kali dipamerkan, seorang warga London sempat menelepon dinas layanan darurat karena menganggap patung berukuran manusia itu sebagai orang yang akan bunuh diri.









