Keramik koleksi Croydon dilelang di Hong Kong

Keramik antik Cina milik Dewan Kota Croydon, Inggris, terjual £8 juta atau sekitar Rp120 miliar lewat lelang di Hong Kong.
Nilai itu untuk 17 dari 24 keramik -termasuk dari zaman Dinasti Ming- yang dibeli Dewan Kota Croydon dari pengusaha Raymond Riesco tahun 1959.
Yang termahal terjual di Balai Lelang Christie's itu adalah botol dengan paduan warna biru dan putih seharga £2,2 juta.
Namun lelang ini mengundang kontroversi karena Asosiasi Museum <link type="page"><caption> Inggris</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/inggris_raya/" platform="highweb"/></link> menuduh Croydon 'melucuti aset' dan 'melanggar kode etik'.
"Kami meminta Dewan Seni Inggris untuk mencabut status otorita museum dari Dewan Kota Cryodon," tutur Maurice Davies dari Asosiasi Museum yang sebenarnya ingin menggugat namun tidak mampu membiayai proses hukum.
Pihak berwenang Croydon mengatakan hasil penjualan akan digunakan untuk merenovasi pusat kesenian Fairfield Halls yang sudah berusia 50 tahun.
"Itu akan menjadi investasi yang penting bagi kebudayaan di Croydon," tegas juru bicara Dewan Kota Croydon, di pinggiran selatan London.
Sementar 206 keramik lain koleksi Riesco akan tetap dipajang untuk umum di Croydon Clocktower.









